Pemkot Kediri Salurkan BLT DBHCHT, Wali Kota Tanpa Seremonial Datangi Langsung Rumah Penerima

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada ribuan masyarakat yang masuk kategori penerima manfaat. Penyaluran perdana diawali secara simbolis di Kantor Kecamatan Pesantren, Kamis (23/7), sebelum dilanjutkan dengan kunjungan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, ke rumah penerima bantuan penyandang disabilitas berat.

Dalam sambutannya, Vinanda menegaskan bahwa penyaluran BLT DBHCHT merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi tekanan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan.

“Tahun ini bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan prioritas keluarga,” kata Vinanda.

Pada 2026, bantuan tersebut menyasar sekitar 2.700 warga kategori fakir miskin, 533 lanjut usia (lansia), 60 penyandang disabilitas berat, 10 anak berhadapan dengan hukum (ABH), serta sekitar 1.400 anak yatim yang akan menerima bantuan secara bertahap.

Penyaluran hari pertama difokuskan kepada fakir miskin, lansia, penyandang disabilitas berat, dan anak berhadapan dengan hukum. Sementara bantuan bagi sekitar 1.400 anak yatim dijadwalkan disalurkan pada Senin mendatang bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Kediri.

Vinanda juga meminta seluruh perangkat daerah, mulai dari dinas terkait, camat hingga lurah, mengawal proses penyaluran agar bantuan tepat sasaran sesuai data penerima yang telah ditetapkan.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat penerima manfaat agar menggunakan dana bantuan secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok, biaya pendidikan, layanan kesehatan, dan kebutuhan pangan keluarga.

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, Wali Kota Kediri mengunjungi kediaman salah satu penerima bantuan penyandang disabilitas berat. Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan pendampingan lebih intensif.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttakin, menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah ditetapkan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kemudian diverifikasi kembali oleh pemerintah kelurahan agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Menurut Imam, penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme Virtual Account (VA) yang dapat dicairkan melalui loket Bank Jatim.

Adapun besaran bantuan berbeda sesuai kategori penerima. Fakir miskin dan lansia masing-masing menerima Rp1 juta, penyandang disabilitas berat memperoleh Rp6 juta, anak yatim menerima Rp600 ribu, sedangkan anak berhadapan dengan hukum mendapatkan bantuan sekitar Rp3,5 juta.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehingga tujuan program dapat tercapai dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Imam.

Salah satu penerima bantuan, Yuli Setiani (35), warga Kelurahan Bangsal, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya. Ia tinggal di rumah kontrakan bersama suami dan seorang anak, sementara penghasilan suaminya kurang dari Rp1 juta per bulan.

“Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami. Penghasilan suami masih terbatas, sedangkan saya hanya ibu rumah tangga, sehingga bantuan ini benar-benar meringankan beban ekonomi,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan M. Arifin, ayah dari penerima bantuan penyandang disabilitas berat. Putrinya yang berusia delapan tahun masih menjalani terapi secara rutin sehingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Saat menerima kunjungan Wali Kota Kediri, Arifin berharap pemerintah terus memberikan pendampingan dan dukungan bagi anak-anak penyandang disabilitas beserta keluarganya.

“Perhatian pemerintah sangat berarti bagi kami. Kami berharap pendampingan dan dukungan untuk terapi anak-anak penyandang disabilitas dapat terus berlanjut,” ungkapnya.

 

jurnalis : Navima Aulya Sava

✓ Link berhasil disalin