KEDIRI – Persik Kediri akhirnya membuka keran kemenangan di Super League 2026/2027. Setelah menelan kekalahan 1-0 dari Dewa United pada pekan pertama, Macan Putih bangkit dengan menundukkan Garudayaksa FC 2-0 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (11/9).
Jose Enrique menjadi aktor utama kemenangan Persik. Penyerang tersebut memborong dua gol yang masing-masing dicetak pada menit ke-11 dan 76.
Kemenangan ini sekaligus menjadi tiga poin perdana Persik pada kompetisi musim 2026/2027. Sebaliknya, Garudayaksa FC yang berstatus tim promosi sekaligus juara Liga 2 musim lalu harus mengakui keunggulan tamunya di hadapan pendukung sendiri.
Sejak pertandingan dimulai, Persik tampil percaya diri. Anak asuh Marcos Reina mampu menguasai jalannya pertandingan dan lebih aktif membangun serangan.
Garudayaksa FC memilih bermain lebih menunggu dengan mengandalkan skema serangan balik. Namun, strategi tersebut belum mampu membendung tekanan Persik.
Persik akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-11. Jose Enrique sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan lambung Kiko Carneiro.
Gol tersebut membuat permainan Persik semakin nyaman. Mereka terus berusaha mengendalikan tempo sekaligus mencari celah di pertahanan tuan rumah.
Memasuki pertengahan babak pertama, intensitas Persik sedikit menurun. Situasi tersebut dimanfaatkan Garudayaksa untuk keluar dari tekanan.
Septian David dan M. Sihran mulai beberapa kali mengancam lini pertahanan Persik. Bahkan, Garudayaksa sempat mencetak gol pada menit ke-38 melalui M. Sihran setelah terjadi kemelut di depan gawang.
Namun, tuan rumah harus menelan kekecewaan. Gol tersebut dianulir wasit karena M. Sihran lebih dulu berada dalam posisi offside.
Persik kembali meningkatkan tekanan menjelang babak pertama berakhir. Trio Eduardo Barbosa, Ernesto Gomez, dan Jose Enrique beberapa kali membuat lini belakang Garudayaksa bekerja keras.
Meski kedua tim masih memiliki sejumlah peluang, tidak ada gol tambahan hingga turun minum. Persik pun mempertahankan keunggulan 1-0.
Jose Enrique Kembali Menghukum Garudayaksa
Memasuki babak kedua, Garudayaksa tampil lebih agresif. Tim promosi tersebut berusaha mengambil alih permainan dengan mengandalkan Brian Rubio dan Ryo Matsumura.
Beberapa percobaan dilepaskan dari luar kotak penalti. Namun, kiper Persik, Husna Al Malik, tampil sigap untuk mengamankan gawangnya.
Saat Garudayaksa tengah berusaha mencari gol penyama kedudukan, Persik justru kembali memberikan pukulan telak.
Jose Enrique kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-76. Gol keduanya membuat Persik semakin jauh meninggalkan Garudayaksa dengan keunggulan 2-0.
Dalam kondisi unggul dua gol, Persik kemudian lebih fokus memperkuat pertahanan dan mengamankan keunggulan.
Marcos Reina melakukan perubahan pada menit ke-81 dengan memasukkan Daffa Salman untuk menggantikan Bayu Otto. Pergantian tersebut dilakukan untuk menambah kekuatan di lini belakang.
Garudayaksa terus mencoba mengejar ketertinggalan hingga menit-menit akhir. Namun, berbagai upaya tuan rumah kembali menemui jalan buntu.
Pertahanan Persik tampil solid, sementara Husna Al Malik juga mampu menjaga gawangnya tetap bersih.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor Garudayaksa FC 0-2 Persik Kediri tidak berubah.
Kemenangan di Stadion Pakansari menjadi tiga poin pertama Persik Kediri di Super League 2026/2027. Hasil ini juga menjadi momentum penting bagi Macan Putih untuk menatap perjalanan kompetisi musim ini dengan kepercayaan diri yang lebih besar.
Catatan redaksional: Di naskah awal terdapat keterangan “skor 2-0”, sementara materi poster sebelumnya mencantumkan “0-1”. Untuk berita ini saya mengikuti hasil pertandingan yang dijelaskan lengkap dalam naskah, yakni Garudayaksa FC 0-2 Persik Kediri, dengan Jose Enrique mencetak dua gol.
jurnalis : Sigit Cahya Setyawan



