KEDIRI – Persik Kediri tak ingin mengambil risiko saat bertandang ke markas Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Jumat sore (11/09). Pertarungan dua tim tersebut diprediksi tidak hanya mengandalkan kualitas pemain, tetapi juga adu kecerdikan strategi untuk mengamankan tiga poin.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengungkapkan timnya telah melakukan analisis terhadap pola permainan Garudayaksa FC. Menurutnya, tim promosi tersebut memiliki kemampuan untuk mengubah pendekatan permainan sesuai situasi pertandingan.
Garudayaksa dinilai mampu tampil lebih pasif tanpa pressing tinggi pada satu momen, kemudian meningkatkan intensitas tekanan pada kesempatan lainnya. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian Persik.
“Kami selalu menganalisis tim yang akan kami hadapi. Mereka memiliki dua rencana berbeda dan bisa mengubah cara bermain. Kami juga menganalisis pemain mereka secara individu,” kata Reina.
Persik pun telah menyiapkan sejumlah skenario untuk menghadapi kemungkinan perubahan permainan tersebut. Reina memprediksi pertandingan akan berjalan sengit karena kedua tim sama-sama memiliki ambisi meraih hasil maksimal.
Garudayaksa sendiri datang dengan bekal hasil imbang pada pertandingan sebelumnya. Kondisi itu membuat tim tuan rumah diperkirakan bakal tampil lebih agresif untuk memburu kemenangan pertama di Stadion Pakansari.
Di kubu Garudayaksa FC, pelatih Milos Joskic juga telah mempelajari permainan Persik Kediri. Ia mengaku menemukan sejumlah celah yang bisa dimanfaatkan, tetapi menegaskan timnya tidak ingin kehilangan identitas permainan hanya karena terlalu fokus mengantisipasi lawan.
“Kami mencari masalah mereka di dalam tim. Tapi yang paling penting adalah memainkan permainan kami sendiri,” ujar Milos.
Milos memberikan perhatian terhadap kemampuan Persik dalam mengontrol penguasaan bola sekaligus membangun serangan. Kehadiran sejumlah pemain asal Spanyol membuat Persik dinilai memiliki kualitas dalam hal kontrol bola, kemampuan dribel, hingga kreativitas saat menyerang.
Ancaman Persik juga tidak hanya berasal dari permainan terbuka. Garudayaksa turut mengantisipasi situasi bola mati yang berpotensi menjadi senjata Persik.
Postur sejumlah pemain Persik yang relatif tinggi membuat skema set piece menjadi salah satu aspek yang harus diwaspadai Garudayaksa. Kesalahan dalam mengantisipasi bola mati bisa menjadi celah bagi Persik untuk menciptakan peluang.
Meski demikian, Milos tidak berniat memberikan penjagaan khusus hanya kepada satu atau dua pemain Persik. Menurutnya, kekuatan tim berjuluk Macan Putih tersebut tersebar di berbagai lini.
“Kami harus waspada terhadap semua pemain. Hampir semua pemain Kediri bagus,” tegas Milos.
Pertarungan di Stadion Pakansari pun berpotensi menjadi duel strategi. Persik akan mengandalkan kedisiplinan taktik untuk meredam kemampuan Garudayaksa mengubah pola permainan, sedangkan tuan rumah berusaha mempertahankan identitas permainan sendiri demi mengamankan kemenangan perdana di kandang.
jurnalis : Sigit Cahya Setyawan



