KEDIRI – Tren negatif Persik Kediri saat berlaga di Stadion Brawijaya kembali berlanjut. Macan Putih dipaksa menyerah 0-1 dari tamunya, Borneo FC, dalam lanjutan BRI Liga 1 2025/2026, Rabu (29/4). Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan buruk Persik yang belum pernah menang di kandang selama tiga musim terakhir. Ironisnya, kekalahan Persik tak lepas dari aksi gemilang Nadeo Argawinata, kiper utama Borneo FC yang justru merupakan putra asli Kediri.
Kemenangan dramatis tersebut membawa Pesut Etam mengoleksi 69 poin dan resmi menggeser Persib Bandung dari puncak klasemen sementara BRI Liga 1.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persik langsung mengambil inisiatif serangan. Tuan rumah tampil agresif dengan trio Jose Enrique, Adrian Luna, dan Ernesto Gomes berulang kali menebar ancaman ke gawang Borneo. Namun rapatnya pertahanan tim tamu membuat skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Borneo FC sendiri terlihat kesulitan mengembangkan permainan di babak pertama. Anak asuh Pieter Huistra dipaksa bertahan total menghadapi gempuran Macan Putih dan hanya sesekali mengandalkan serangan balik cepat melalui Mario Peralta.
Memasuki babak kedua, Persik tetap konsisten menekan. Perlahan tapi pasti, Borneo mulai menemukan ritme. Menit ke-55, publik Brawijaya terdiam. Kaldo Obieta Alberdi sukses memecah kebuntuan lewat golnya memanfaatkan assist Mario Peralta. 1-0 untuk Borneo FC.
Sempat Ricuh, Laga Terhenti 2 Menit
Drama terjadi beberapa menit setelah gol. Selebrasi pemain cadangan Borneo FC yang sedang pemanasan di pinggir lapangan memicu amarah suporter Persik di tribun selatan. Botol minuman melayang ke arah lapangan dan sejumlah suporter mencoba merangsek masuk. Beruntung, steward bergerak cepat meredam situasi. Laga yang sempat terhenti dua menit akhirnya dilanjutkan.
Tertinggal satu gol, Persik makin menggila. Tiga peluang emas tercipta, namun semuanya mentah di tangan Nadeo Argawinata yang tampil kesetanan di bawah mistar. Pelatih Persik kemudian memasukkan Supriadi menggantikan Bayu Otto untuk menambah daya dobrak. Sayang, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk Borneo FC tidak berubah.









