KEDIRI – Sosok Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah kian mendapat tempat di hati prajurit TNI AD, khususnya di lingkungan Kodim 0809/Kediri. Meski belum lama menjabat, perwira menengah asal Bondowoso itu dinilai mampu menjadi teladan, baik dalam kepemimpinan maupun kedekatannya dengan masyarakat.
Di sela pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Letkol Dhavid tampil sebagai khatib Shalat Jumat di Masjid Baitul Huda, Dusun Sumber Bahagia, Jumat (20/2/2026).
Berdiri dengan penuh ketenangan di hadapan jamaah, ia menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI AD melalui Kodim 0809/Kediri. Program tersebut, menurutnya, tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kegiatan sosial serta pembinaan mental dan spiritual.
Dalam khutbahnya, Dandim mengangkat tema peningkatan ketakwaan di bulan suci Ramadhan. Ia mengajak jamaah menjadikan Ramadhan sebagai momentum introspeksi diri, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kualitas ibadah.
“Ketakwaan harus tercermin dalam sikap sehari-hari, seperti menjaga persatuan, saling membantu, dan membangun kebersamaan,” ujarnya.
Ruh Semangat Gotong Royong

Ia menegaskan, semangat gotong royong yang menjadi ruh TMMD selaras dengan ajaran Islam yang mendorong umatnya untuk bekerja sama dalam kebaikan dan memperkuat persaudaraan.
Usai pelaksanaan Shalat Jumat, Dansatgas TMMD ke-127 menyerahkan bantuan perlengkapan ibadah kepada pengurus Masjid Baitul Huda. Bantuan tersebut berupa sarung, mukena, Al-Qur’an, serta sejumlah perlengkapan shalat lainnya.
Marbot masjid, Abdul, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu jamaah, terlebih menjelang datangnya bulan Ramadhan.
“Kami berterima kasih atas kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi jamaah,” tuturnya.
Hal senada disampaikan salah satu jamaah, Wijaya. Ia menilai kehadiran Dansatgas sebagai khatib memberikan semangat tersendiri bagi warga.
“Beliau tidak hanya memimpin pembangunan, tetapi juga memberi pesan keagamaan yang menyejukkan,” katanya.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa TMMD ke-127 di Desa Gadungan tidak semata menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas masyarakat.
Melalui pendekatan yang humanis dan menyentuh berbagai aspek kehidupan warga, kemanunggalan TNI dan rakyat diharapkan semakin kokoh—sejalan dengan semangat membangun desa dari sisi fisik maupun mental.
Bagikan Berita :








