KEDIRI — Memilih sekolah bukan sekadar menentukan tempat menimba ilmu, tetapi juga langkah awal menata masa depan. Berangkat dari kesadaran tersebut, SMK PGRI 1 Kediri membuka inden calon siswa baru Tahun Ajaran 2026–2027. Sekolah terakreditasi A ini terus mencatatkan pertumbuhan prestasi sekaligus konsisten melahirkan lulusan yang siap terjun ke dunia kerja.
Pembukaan inden menjadi kesempatan awal bagi calon peserta didik untuk mengamankan bangku belajar di tengah tingginya animo masyarakat yang terus meningkat setiap tahun. Dengan rekam jejak pendidikan vokasi yang kuat, SMK PGRI 1 Kediri hadir sebagai pilihan strategis bagi generasi muda yang ingin membekali diri dengan keterampilan nyata dan daya saing.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK PGRI 1 Kediri, Dwi Okrin Rianto, S.T., mewakili Kepala Sekolah Yuliawati, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa sistem inden telah menjadi bagian dari mekanisme penerimaan peserta didik baru. Skema ini dirancang untuk menata proses pendaftaran agar lebih tertib, efisien, dan transparan.
“Dengan sistem inden, calon siswa sudah tercatat sebagai pendaftar. Saat SPMB resmi dibuka nanti, data mereka otomatis masuk tanpa perlu daftar ulang,” ujarnya, Senin (12/1).
Setiap tahun, SMK PGRI 1 Kediri menampung sekitar 600 hingga 700 siswa baru. Namun, tingginya minat pendaftar kerap melampaui daya tampung, bahkan pernah mencapai angka 1.000 calon siswa. Melalui mekanisme inden, sekolah berupaya mengelola lonjakan minat tersebut agar tetap sejalan dengan kapasitas dan mutu layanan pendidikan.
Sebagai sekolah kejuruan, SMK PGRI 1 Kediri menawarkan delapan kompetensi keahlian yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, yakni Teknik Bodi Kendaraan Ringan (TBKR), Teknik Ototronik (TOT), Teknik Pemesinan (TPM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Desain Komunikasi Visual (DKV), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), dan Teknik Sepeda Motor (TSM). Ragam pilihan ini membuka ruang pengembangan minat dan bakat siswa secara optimal.
Komitmen mencetak lulusan siap kerja diperkuat melalui jejaring luas dengan dunia usaha dan industri. Melalui Program Aksi Nyata, sekolah menjalin kemitraan dengan sekitar 160 industri, sementara kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) didukung lebih dari 300 bengkel. Pola pembelajaran ini memungkinkan siswa mengenal budaya kerja sejak dini melalui pengalaman langsung di lapangan.
Selain itu, sekolah juga membuka kesempatan bagi siswa kelas XII berprestasi dan beretos kerja tinggi untuk mengikuti program internship kerja. Program ini menjadi jembatan awal menuju dunia profesional, tanpa menghilangkan status siswa.
“Harapannya, siswa sudah memiliki pengalaman kerja sebelum lulus. Namun ini bukan kerja penuh, melainkan internship dengan status tetap sebagai pelajar,” jelasnya.
Program internship yang telah berjalan selama empat hingga lima tahun ini diikuti ratusan siswa setiap tahunnya. Untuk menjamin keamanan dan kualitas, seluruh mitra industri diwajibkan memiliki badan hukum dan legalitas resmi. Selama menjalani internship, siswa tetap menyelesaikan kewajiban sekolah secara daring dengan pendampingan wali kelas serta persetujuan orang tua.
Tak hanya unggul dalam pendidikan vokasi, SMK PGRI 1 Kediri juga memberi perhatian pada pembentukan karakter dan pengembangan minat siswa melalui beragam kegiatan ekstrakurikuler. Mulai dari OSIS, Pramuka, Jurnalis, PMR, Pashima, SILC (Bahasa Inggris), Duta Skapsa, hingga seni dan olahraga seperti Jaranan, Sendratari, Rebana (Banjari), Futsal, Voli, Wushu, Jujitsu, dan Taekwondo.
Berbagai prestasi pun berhasil diraih siswa, di antaranya Juara 3 Lomba Cipta Puisi Matematika Spectacular Math Event 2024, Juara 3 LKBB Padantara 2025, Juara 1 Short Movie Stop Bullying PPA Kota Kediri 2025, Juara 1 Pencak Silat Dandim Cup 2025, serta Runner Up-1 Putra Sejarah Jawa Timur 2025, dan sejumlah capaian membanggakan lainnya.
Melalui pembukaan inden Tahun Ajaran 2026–2027, SMK PGRI 1 Kediri membuka akses pendidikan tanpa sistem zonasi melalui jalur reguler, JTM (tidak mampu), dan prestasi. Langkah ini menjadi upaya terencana untuk membekali siswa dengan keterampilan, pengalaman nyata, serta kesiapan menghadapi masa depan.
Pendaftaran inden dibuka selama kuota masih tersedia dengan melengkapi persyaratan administrasi berupa fotokopi akta kelahiran, Kartu Keluarga, KTP orang tua, serta ijazah SD, mengingat proses pendidikan SMP/MTs masih berjalan. Calon siswa juga memperoleh fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis yang dapat dilakukan langsung di SMK PGRI 1 Kediri.









