foto : Wildan Wahid Hasyim

NGERI! Bocah SD di Kediri Rakit Mercon Beli Bahan Online Meledak, Satu Kritis Dilarikan ke RS

Bagikan Berita :

KEDIRI – Ledakan mercon rakitan gegerkan Dusun Bendorejo, Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Sabtu malam, 25 April 2026. Korbannya tiga bocah kelas 6 SD, satu di antaranya kritis dan harus dirujuk ke RS SLG.

Insiden terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, bertepatan dengan waktu salat Isya. Korban berinisial R, 12 tahun, mengalami luka serius dan kini masih menjalani perawatan intensif.

Berdasarkan keterangan Kepala Dusun Bendorejo, Tris, dan warga sekitar, ketiga anak itu diduga membeli bahan mercon lewat toko online. Tanpa pengetahuan memadai, mereka nekat merakit sendiri bahan peledak tersebut.

“Awalnya tidak ada yang menyangka itu ledakan mercon, dikira suara ban truk meletus karena cukup keras. Warga juga sempat tidak merespons,” ungkap Tris.

Kepanikan baru pecah saat korban R berlari dalam kondisi terluka menuju rumah orang tuanya. Warga langsung melarikannya ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum dirujuk ke RS SLG untuk penanganan lebih lanjut.

Sudah Diperingatkan Saat Posyandu

Ironisnya, pihak dusun mengaku sudah jauh-jauh hari melarang warga, terutama anak-anak, bermain mercon. Imbauan itu disampaikan saat kegiatan posyandu, mengingat ada warga yang sedang sakit dan bahaya bahan peledak.

“Sudah pernah diingatkan agar tidak bermain mercon, tapi mungkin anak-anak ini tetap mencoba,” kata seorang warga.

Kasus ini jadi alarm keras soal mudahnya bahan peledak diakses anak di bawah umur lewat platform daring. Warga kini diminta memperketat pengawasan aktivitas anak, terutama yang berkaitan dengan bahan berbahaya.

Hingga Minggu, 26 April 2026, korban masih dalam perawatan. Polisi disebut tengah mendalami asal-usul pembelian bahan mercon online tersebut.

jurnalis : Wildan Wahid Hasyim
Bagikan Berita :