Jan Olde Riekerink, Pelatih Dewa United (Sigit Cahya Setyawan)

Macan Putih Bangkit! Persik Kediri Hentikan Tren Positif Dewa United

Bagikan Berita :

KEDIRI – Persik Kediri sukses meraih kemenangan krusial saat menjamu Dewa United di Stadion Brawijaya, Jumat (7/2). Skor akhir 2-1 tak hanya mengangkat posisi Macan Putih ke peringkat ke-10 klasemen sementara, tetapi juga memutus catatan tiga laga tak terkalahkan Dewa United sekaligus membalas kekalahan Persik pada pertemuan putaran pertama.

Usai pertandingan, Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink menyoroti kondisi lapangan yang dinilainya tidak layak digunakan akibat hujan deras yang mengguyur hampir sepanjang laga.

“Pertandingan tidak berjalan dalam kondisi yang baik. Lapangan sangat buruk. Kami sudah merasakan kemarin lapangan lembek, tapi saat pertandingan kondisinya seperti rawa karena hujan deras,” ujar Riekerink.

Persik tampil agresif sejak awal pertandingan. Baru tiga menit laga berjalan, pemain anyar Ernesto Gomes sukses membuka keunggulan setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Dewa United, Edo Febriansyah. Gol cepat tersebut membuat kepercayaan diri tuan rumah meningkat dan mampu mengontrol jalannya pertandingan.

Di bawah guyuran hujan, Dewa United kesulitan mengembangkan permainan. Beberapa upaya dari Taisei Marukawa dan Kafiatur Rizki belum mampu menembus rapatnya pertahanan Persik. Justru tuan rumah kembali menggandakan keunggulan pada menit ke-32. Kerja sama satu-dua antara Jon Toral dan Ezra Walian sukses mengecoh barisan belakang Dewa United dan membawa Persik unggul 2-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan sempat dihentikan karena hujan deras menyebabkan genangan air di lapangan. Laga pun harus dijeda cukup lama sebelum akhirnya kembali dilanjutkan.

Setelah pertandingan dilanjutkan, Dewa United tampil lebih agresif dan langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-56 melalui gol Vico Duarte yang memperkecil kedudukan menjadi 2-1.

Sejak gol tersebut, Persik lebih banyak bertahan menghadapi gempuran tim tamu. Pelatih Persik merespons situasi dengan menarik Jon Toral pada menit ke-66 dan memasukkan Chechu Meneses untuk memperkokoh lini pertahanan.

Dewa United terus berupaya menyamakan kedudukan melalui variasi serangan, baik lewat kreativitas Marukawa, pergerakan Egy Maulana Vikri, hingga skema bola panjang. Namun disiplin dan solidnya pertahanan Persik membuat semua upaya tersebut tak membuahkan hasil.

Di menit-menit akhir pertandingan, Persik juga memberikan kesempatan debut kepada Rodrigo Dias yang masuk menggantikan Jose Enrique. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.

Hasil positif ini menjadi modal berharga bagi Persik Kediri untuk terus memperbaiki posisi di klasemen, sekaligus menegaskan kekuatan Macan Putih saat bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Brawijaya.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan
Bagikan Berita :