Aksi Seru HUT Kemerdekaan di Kota Kediri, Wali Kota dan Forkopimda Ikut Adu Lomba Rakyat

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Dhoho, Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026), berlangsung semarak. Beragam permainan rakyat digelar untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, bahkan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan jajaran Forkopimda Plus turut turun langsung menjadi peserta.

Tak sekadar memberikan dukungan dari pinggir arena, Vinanda atau yang akrab disapa Mbak Wali ikut menjajal lomba memasang besek. Dengan penuh antusias, ia mengikuti perlombaan hingga akhirnya berhasil keluar sebagai juara pertama.

Keseruan juga terlihat saat jajaran Forkopimda Plus mengikuti lomba menggiring bola menggunakan terong. Dalam perlombaan tersebut, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin berhasil meraih juara pertama.

Keterlibatan para pejabat daerah itu sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat agar peringatan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dirayakan melalui kegembiraan dan kebersamaan.

Antusiasme warga pun terlihat sepanjang kegiatan. Banyak masyarakat ikut mencoba berbagai permainan yang telah disiapkan panitia. Mbak Wali turut memberikan semangat kepada peserta dan menyerahkan hadiah kepada para pemenang.

Menariknya, panitia tidak hanya memberikan penghargaan kepada peserta yang berhasil menjadi juara. Peserta yang telah mengikuti perlombaan tetapi belum meraih kemenangan juga tetap mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan lomba Agustusan di CFD Jalan Dhoho. Jadi hari ini ada sekitar 14 jenis lomba. Kita bedakan dari kategori anak maupun kategori dewasa,” kata Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.

Menurut Vinanda, lomba rakyat menjadi salah satu cara sederhana untuk mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan dengan sukacita. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi warga untuk berkumpul sekaligus memperkuat hubungan sosial dan rasa kebersamaan.

“Saya berharap kegiatan ini bisa dijadikan kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat gotong royong, rasa persatuan, serta memperkuat rasa untuk bisa membangun kota kita tercinta,” ujarnya.

Vinanda juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perlombaan semata-mata sebagai ajang mencari kemenangan. Menurutnya, nilai yang lebih penting adalah kesempatan untuk berkumpul, saling memberikan dukungan, dan membangun kebersamaan.

“Untuk masyarakat, selamat mengikuti lomba Agustusan ini dengan sukacita,” pungkasnya.

14 Lomba Agustusan

Sebanyak 14 jenis perlombaan disiapkan dalam kegiatan tersebut. Untuk kategori anak-anak, lomba yang digelar meliputi memasukkan bendera, trenggiling kardus, makan bubur, memindahkan air menggunakan spons, dan lomba kelereng.

Sementara itu, kategori dewasa terdiri atas lomba makan pisang, menggiring bola dengan terong, serta lomba ngedot.

Adapun lomba yang dapat diikuti anak-anak maupun orang dewasa yakni makan kerupuk, memasukkan pensil ke dalam botol, memasang besek, balap karung, pukul balon menggunakan baju, serta mengeluarkan bola dari kardus.

Kegiatan tersebut turut diikuti Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, Kasiter Brigif 16 Wira Yudha Kapten Inf Trisno Widodo, Dankima Yonif 521/DY Kapten Inf Salist Nanda, Pj. Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari, para asisten, staf ahli, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri.