foto : Anisa Fadila

Walikota Pastikan Stok Beras di Kediri Aman 25 Bulan ke Depan

Bagikan Berita :

KEDIRI — Pemerintah Kota Kediri memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri dalam kondisi aman dengan harga yang relatif stabil. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

Kepastian tersebut disampaikan usai Wali Kota bersama jajaran terkait melakukan peninjauan langsung ke Gudang Bulog, pangkalan LPG, hingga sejumlah distributor bahan pokok di Kota Kediri.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Hery Purnomo, Kepala Disperdagin M. Ridwan, Kepala DKPP Un Achmad, serta Kabag Perekonomian Bambang Tri Lasmono.

“Stok beras, minyak goreng hingga LPG dalam kondisi cukup. Secara umum harga juga masih stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Vinanda.

Hasil pemantauan di tingkat distributor menunjukkan ketersediaan sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan tepung masih terjaga. Meski terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti tepung beras, minyak, dan gula, lonjakan tersebut dinilai masih dalam batas wajar.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Kediri, Harisun, memastikan cadangan pangan di wilayah Kediri dan Nganjuk berada dalam kondisi aman. Saat ini, Bulog menguasai stok beras sekitar 78 ribu ton.

“Dengan jumlah tersebut, stok diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga sekitar 25 bulan ke depan. Apalagi saat ini masih berlangsung penyerapan gabah petani yang akan terus menambah cadangan,” jelasnya.

Menurutnya, masuknya masa panen menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan stok sekaligus menekan potensi gejolak harga di pasaran.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan pangan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran dapat terpenuhi tanpa kendala berarti.

jurnalis : Anisa Fadila
Bagikan Berita :