foto : Anisa Fadila

Usai Lantik ASN, Mbak Wali Dikabarkan Susun Ulang Pejabat Eselon II, Sinyal Penguatan Layanan

Bagikan Berita :

KEDIRI — Pemerintah Kota Kediri memperkuat sektor layanan kesehatan dengan melantik aparatur sipil negara (ASN) yang didominasi tenaga kesehatan. Pelantikan tersebut digelar dalam pengambilan sumpah/janji PNS dan jabatan fungsional di Ruang Joyoboyo, Balaikota Kediri, Senin (20/4).

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan penguatan komitmen ASN sebagai pelayan publik. Ia menekankan sumpah jabatan harus diwujudkan dalam kinerja nyata yang dirasakan masyarakat.

“ASN harus mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Itu sudah diikrarkan dalam sumpah,” ujarnya.

Menurut Vinanda, penguatan kualitas ASN menjadi bagian dari upaya menjawab tuntutan masyarakat yang menginginkan layanan cepat dan tepat. ASN dituntut profesional, adaptif, serta mampu mendorong birokrasi yang lebih lincah.

Di sisi lain, Pemkot Kediri juga tengah menyiapkan penataan ulang pejabat struktural, khususnya eselon II. Hal ini menyusul penunjukan Endang Kartika Sari sebagai Penjabat Sekretaris Daerah menggantikan Ferry Djatmiko.

Sejumlah pejabat yang dinilai memiliki kapasitas disebut-sebut akan kembali diberi peran strategis dalam struktur pemerintahan. Salah satu nama yang menguat adalah Bagus Alit, yang sebelumnya menjabat Sekda Kota Kediri, dikabarkan akan dipercaya memimpin Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan konfirmasi. Sumber di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyebut penempatan tersebut berkaitan dengan kebutuhan percepatan pembangunan, termasuk penyelesaian proyek Alun-Alun Kota Kediri.

Selain itu, rotasi jabatan juga dikabarkan akan menyasar sejumlah organisasi perangkat daerah lain, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan (DLHKP) serta Dinas Pendidikan, bahkan hingga level kepala bidang dan kepala seksi.

Terkait rencana mutasi yang disebut tinggal menunggu persetujuan wali kota, Vinanda belum memberikan pernyataan langsung. Ia hanya merespons dengan senyuman saat dikonfirmasi usai pelantikan.

Sementara itu, terkait ASN yang baru dilantik, Vinanda menekankan pentingnya peningkatan kapasitas, khususnya bagi pejabat fungsional, agar mampu menjadi ahli di bidangnya sekaligus menghadirkan inovasi.

Dominasi tenaga kesehatan dalam pelantikan ini mencerminkan prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Pemkot Kediri juga menekankan kesiapan sarana dan prasarana di fasilitas kesehatan, mulai dari RSUD Gambiran, RSUD Kilisuci hingga puskesmas.

“Pastikan sarana dan prasarana lengkap serta sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Vinanda menilai, kehadiran ASN baru menjadi energi tambahan bagi birokrasi untuk bekerja lebih responsif. Di tengah tantangan yang semakin kompleks, ASN diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang cepat, ramah, dan mudah diakses masyarakat.

jurnalis : Anisa Fadila – Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :