KEDIRI – Proses penyusunan arah pembangunan Kecamatan Mojoroto tahun 2027 resmi dimulai melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dibuka langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, Senin (9/2/2026). Kegiatan tersebut digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Bandar Lor.
Musrenbang menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan usulan pembangunan dengan prioritas dan arah kebijakan Pemerintah Kota Kediri. Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali menegaskan bahwa Musrenbang memiliki peran penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
“Melalui Musrenbang ini, kita dapat bersama-sama mengidentifikasi permasalahan yang ada di Kecamatan Mojoroto, menggali potensi wilayah, serta merumuskan perencanaan pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Mbak Wali.
Ia menjelaskan, arah kebijakan pembangunan Pemerintah Kota Kediri ke depan akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama di sektor pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan aktif menyampaikan berbagai kebutuhan dan permasalahan yang ada di lingkungan masing-masing.
“Warga bisa menyampaikan apa saja yang perlu diperbaiki, baik terkait sarana dan prasarana pendidikan maupun layanan kesehatan, sehingga peningkatan kualitas SDM dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Selain sektor SDM, Mbak Wali juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur. Ia meminta masyarakat untuk menyampaikan kondisi wilayah yang memerlukan penanganan, seperti sistem drainase yang belum optimal, jalan rusak yang berpotensi membahayakan pengguna, penerangan jalan umum, hingga jembatan yang membutuhkan perbaikan. Seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah.
Koperasi Merah Putih

Musrenbang ini turut dihadiri Anggota DPRD Kota Kediri dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Andayani Nur Hidayati dari Fraksi Partai Golkar. Ia menekankan bahwa substansi Musrenbang harus benar-benar mengarah pada program pembangunan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Kecamatan Mojoroto.
“Secara seremonial kegiatan ini sudah berjalan dengan baik. Yang terpenting adalah memastikan program pembangunan di Kecamatan Mojoroto sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Kediri serta arah kebijakan Presiden, khususnya dalam penguatan ekonomi kerakyatan, salah satunya melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan masyarakat dapat terakomodasi secara maksimal agar tujuan pembangunan dapat tercapai secara optimal.
Sementara itu, Camat Mojoroto Abdul Rahman menyampaikan bahwa penguatan ekonomi kerakyatan juga menjadi salah satu fokus utama pembangunan, khususnya melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami ingin mengangkat warga yang belum mampu agar menjadi lebih berdaya. UMKM milik warga usia produktif, terutama kelompok desil satu hingga lima, perlu diprioritaskan melalui pendampingan dan pelatihan, sehingga produknya memiliki kualitas dan mampu dikenal lebih luas,” jelasnya.
Selain itu, peningkatan kualitas layanan publik juga menjadi program prioritas. Abdul Rahman menegaskan bahwa ketersediaan sarana dan prasarana di kantor kelurahan dan kecamatan harus memadai agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal, profesional, dan ramah.
Bagikan Berita :








