• Peristiwa
  • Inspirasi
  • Rubrikasi
  • Televisi
  • Pendidikan
  • Tentang Kami

26.73℃Kediri

Senin, 28 September 2026

Follow Us

Follow Us

Kediri Tangguh

Kediri Tangguh

Berita Akurat Terpercaya

  • Home
  • Inspirasi
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Rubrikasi
  • Tentang Kami
Kediri Tangguh
  • Home
  • Inspirasi
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Rubrikasi
  • Tentang Kami
  • Home
  • /
  • Peristiwa
  • /
  • Tersandung Kasus Kredit Fiktif, Mantan Account Officer BUMN di Kediri Diamankan Kejaksaan

Siti Afivah, mantan account officer BUMN diamankan Kejaksaan (Wildan Wahid Hasyim)

Tersandung Kasus Kredit Fiktif, Mantan Account Officer BUMN di Kediri Diamankan Kejaksaan

Bagikan : WhatsApp Facebook X
✓ Link berhasil disalin
Posted on 26 Agustus 2024 by kediritangguh

KEDIRI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri melakukan penahanan tersangka baru dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penyelewengan kredit ternyata fiktif. Setelah sebelumnya menahan tersangka Aniningsih, warga Dusun Ngijo Desa Sumberagung Kecamatan Wates.

Tim penyidik Seksi Pidana Khusus kali ini mengamankan Siti Afivah, mantan account officer bekerja pada sebuah bank BUMN, berkantor di wilayah Kabupaten Kediri. Dia pun resmi dilakukan penahanan pada Senin, 26 Agustus 2024.

Kasi Intel Kejari Kabupaten Kediri, Iwan Nuzuardhi saat dikonfirmasi terkait penahanan ini membenarkan.

“Barusan kami melakukan penahanan terhadap tersangka SA. Tersangka sangat kooperatif. Mengingat tadi kami sudah mengundang pukul 9 pagi dan tersangka juga datang tepat waktu. Untuk kondisi kesehatannya, tersangka sangat sehat dan kami rasa bisa menjalani proses hukum selanjutnya,” terang Iwan.

Siti Afivah yang berdomisili di Sidoarjo, diduga bekerja sama dengan Aniningsih untuk mempermudah pencairan dana. Dalam kasus kredit fiktif ini, merugikan negara sebesar Rp. 949 juta. Sama dengan kerugian yang diakibatkan oleh tersangka Aniningsih.

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Kediri, Yuda Virdana Putra menambahkan bahwa pemeriksaan terhadapnya berjalan lancar.

“Hari ini kami melakukan kegiatan penahanan. SA dipanggil sebagai tersangka dan sangat kooperatif, datang sesuai dengan jadwal,” jelas Yuda.

Terkait potensi keterlibatan pihak lain dalam kasus ini, Yuda menegaskan bahwa pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti tambahan.

“Terkait dengan potensi adanya pihak lain, tentunya kami akan kumpulkan alat bukti terlebih dahulu. Tidak menutup kemungkinan jika alat bukti sudah lengkap dan mengarah kepada seseorang, maka kami akan tindak tegas,” ujar Yuda.

Melalui kuasa hukum Siti Afivah, Agus Manfaluthi didapat penjelasan. Kasus ini berawal dari dugaan penyelewengan dalam penyaluran kredit melalui program Pasar Rakyat Indonesia (PARI) yang disebutkan, diluncurkan oleh BRI. Bahwa kliennya hanya menjalankan tugasnya sebagai Account Officer sesuai dengan instruksi pimpinan.

“Klien kami hanya AO, istilahnya hanya mantri saja. Jika ada indikasi penyimpangan, seharusnya pimpinan atau kepala manajer juga bertanggung jawab,” tegas Agus.

Oleh Penyidik Kejaksaan, Siti Avifah dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Selanjutnya, berkas perkara tersangka Aniningsih akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya dan sidang dijadwalkan dilakukan secara bergantian.

Terkait penyebutan pada kasus kredit fiktif di salah satu BUMN, pihak BRI Cabang Kediri melalui salah satu pejabatnya, saat berusaha dikonfirmasi di ruang kerjanya. Didapat penjelasan, untuk mengajukan pertanyaan secara tertulis untuk disampaikan kepada kantor pusat. Menginggat pihak BRI Cabang tidak memiliki kewenangan untuk memberikan konfirmasi terhadap pers.

Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim
Editor : Nanang Priyo Basuki 
Posted in PeristiwaTagged Account Officer BRI, BRI Cabang Kediri, kejaksaan bongkar kasus kredit fiktif, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Kredit Fiktif BRI, Siti Afivah, Siti Afivah account officer BRI

Related posts

  • Persik Sempat Unggul Disundul Bagas di Menit Akhir

    Persik Sempat Unggul Disundul Bagas di Menit Akhir

  • Ratusan Warga Vs PG Pesantren Baru Berakhir Damai Kompensasi

    Ratusan Warga Vs PG Pesantren Baru Berakhir Damai Kompensasi

  • Libatkan POMAL, Giat Ops GAKTIB Yustisi Ciptakan Kota Padang Aman Nyaman.

    Libatkan POMAL, Giat Ops GAKTIB Yustisi Ciptakan Kota Padang Aman Nyaman.

Navigasi pos

Inilah Tiga Alasan Pemkot Kediri, Mengajukan Pembatalan Putusan Arbitrase atas Sengketa Proyek Alun-Alun
Pemuda Pancasila Suarakan Keprihatinan Kondisi Negara, Berikut Poin Tuntutannya

Kategori

  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Rubrikasi
  • Televisi

Informasi Terbaru

  • Pasca Pedagang Demo, Perumda Pasar Joyoboyo Beri Ultimatum: Tunggakan Sewa Lapak Wajib Dilunasi Tempo Tujuh Hari 24 September 2026
  • Kemarau Panjang Mengancam, Kediri Bangun 26 Sumur Submersible untuk Jaga Produktivitas Pertanian 24 September 2026
  • Harga Sembako di Kediri Masih Stabil, Stok Beras Aman hingga Bantuan Pangan Jadi Penyangga 24 September 2026
  • Pedagang Pasar Bandar dan Pahing Diberi Waktu 7 Hari Urus Legalitas, Perumda Siapkan Penertiban 23 September 2026
  • Pedagang Pasar Bandar Mengaku Ditagih Rp1,5 Juta Meski Kios Lama Tutup, DPRD Turun Lapangan 23 September 2026
  • “Satu Ompreng MBG SMAN 8 Kediri Ditemukan Ada Hewan Kecil, Kacabdin: Dinkes Tangani” 23 September 2026
  • Heboh! Siswa SMAN 8 Kediri Temukan Hewan Kecil di Menu MBG, Kacabdin Langsung Sidak 23 September 2026
  • Pedagang Keluhkan Dampak Retribusi dan Rencana Portal, DPRD Kota Kediri Kaji Ulang Aturan Pengelolaan Pasar 22 September 2026
  • Sewa Lapak Carnival di Kediri Tembus Rp500 Ribu, UMKM: Terlalu Mahal! 22 September 2026

Kediri Tangguh

Independen  – Tegas –  Berimbang

Copyright © 2026 Kediri Tangguh. All rights reserved.
Designed by FameThemes