KEDIRI – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Kediri masih relatif terkendali. Ketersediaan stok beras yang cukup disebut menjadi salah satu faktor yang membantu menjaga stabilitas harga, termasuk setelah penyaluran bantuan pangan periode Juli-September.
Kondisi tersebut terlihat saat Satgas Pangan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kediri melakukan pemantauan harga di Pasar Gringging, Kecamatan Grogol, Kamis (24/9).
Pemantauan itu turut dihadiri Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Anwar Wibisana, Danramil Grogol Kapten Inf Suliono, serta Kapolsek Grogol AKP Andreas Andang.
Ketua Tim Satgas Pangan Kabupaten Kediri, Arbai, mengatakan hasil pemantauan belum menunjukkan adanya kenaikan harga yang signifikan. Kondisi serupa juga ditemukan ketika pemantauan dilakukan di Pasar Pamenang sehari sebelumnya.
“Sementara tidak ada gejolak harga. Kondisinya masih terkendali,” ujar Arbai.
Menurut Arbai, ketersediaan beras menjadi salah satu faktor yang turut menopang stabilitas harga pangan di wilayah tersebut. Beras premium masih tersedia di pasaran dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp14.900 per kilogram.
“Stok beras premium ada, beberapa merek tersedia. Harganya juga sesuai HET, Rp14.900 per kilogram,” katanya.
Selain beras premium, beras SPHP juga masih tersedia di Pasar Gringging. Harganya berada di kisaran Rp58.000-Rp58.500 per kemasan, atau masih di bawah HET sebesar Rp62.500.
Arbai menduga kondisi pasokan beras tersebut turut dipengaruhi penyaluran bantuan pangan untuk periode Juli hingga September.
“Stok beras masih aman. Bisa dipengaruhi oleh penyaluran bantuan pangan Juli hingga September,” ujarnya.
Di luar komoditas beras, pergerakan harga sejumlah kebutuhan pokok juga masih berada dalam batas wajar. Harga daging sapi tercatat mengalami kenaikan dari sekitar Rp120.000 menjadi Rp125.000 per kilogram.
Sebaliknya, harga telur ayam justru mengalami penurunan. Komoditas tersebut turun dari sekitar Rp24.000 menjadi Rp23.000 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai rawit berada di kisaran Rp64.000 per kilogram. Cabai keriting sekitar Rp44.000 per kilogram, sedangkan cabai merah besar berada di angka Rp28.000 per kilogram.
Arbai berharap kondisi harga tersebut tetap terjaga, terutama bagi petani cabai, serta pergerakan harga cabai rawit dapat terus terkendali.
“Semoga kondisi harga ini tetap bisa bertahan untuk petani cabai. Yang rawit juga semoga bisa terkendali,” tuturnya.
Untuk komoditas minyak goreng, harga Minyakita masih berada sesuai HET, yakni Rp15.700 per liter.
Dalam pemantauan yang dilakukan selama dua hari, Satgas Pangan dan TPID Kabupaten Kediri juga tidak menemukan 25 merek beras fortifikasi yang sebelumnya ditarik oleh Kementerian Pertanian.
Satgas Pangan berharap kondisi stok yang masih aman dan harga sejumlah kebutuhan pokok yang relatif terkendali dapat terus dipertahankan. Ketersediaan beras serta penyaluran bantuan pangan dinilai turut membantu menjaga pasokan di tengah kebutuhan masyarakat yang tetap tinggi.
jurnalis : Sigit Cahya Setyawan



