foto : Nanang Priyo Basuki

Silaturahmi Ramadan di Makodim Kediri, Progres dan Masalah KDMP Terungkap

Bagikan Berita :

KEDIRI – Komando Distrik Militer (Kodim) 0809 Kediri menggelar silaturahmi Ramadan bersama perwakilan media, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan organisasi kemasyarakatan di Makodim Kediri, Minggu (15/3) malam.

Dalam kegiatan tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0809 Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P. mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan berbagai program nasional di wilayah Kediri.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada media, LSM, dan organisasi kemasyarakatan yang dinilai telah membantu menjaga kondusivitas daerah selama dirinya bertugas.

“Saya mendapat pesan khusus dari pimpinan untuk menyampaikan apresiasi kepada media, LSM, dan ormas yang selama ini telah bekerjasama mendukung program nasional. Jika ada kekurangan atau permasalahan di lapangan, mari kita cari solusi bersama,” ujar Dhavid yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Panglima TNI.

Dalam forum tersebut, Dandim juga memaparkan perkembangan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Kabupaten Kediri. Ia menyebutkan, hingga saat ini pembangunan hanya menyisakan tiga desa yang belum rampung.

Menurutnya, salah satu desa berada di Selopanggung, Kecamatan Semen, yang masih menunggu izin dari Perhutani. Sementara satu desa di Kecamatan Kandangan belum dapat melanjutkan pembangunan karena jumlah kepala keluarga belum memenuhi syarat minimal 500 KK. Adapun satu desa lainnya masih dalam proses pembangunan di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar.

Selain di wilayah kabupaten, pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Kediri juga terus berjalan. Dari total 46 kelurahan, saat ini masih terdapat tiga kelurahan yang dalam tahap pembangunan.

“Kami sudah melakukan survei bersama Wali Kota. Kendala di wilayah kota terutama terkait ketersediaan lahan yang akan digunakan untuk program ketahanan pangan,” jelasnya.

Dhavid juga menyinggung pengawasan kualitas bangunan koperasi yang tengah dibangun. Ia mengakui menerima sejumlah laporan terkait kondisi bangunan KDMP yang dinilai kurang layak sehingga perlu dilakukan perbaikan.

“Saya sudah mengecek langsung dan menerima beberapa laporan. Ada beberapa bangunan KDMP yang harus diperbaiki. Saya juga cukup terkejut ketika mendapat informasi bahwa pihak pemborong mengaku tidak mengetahui secara detail kualitas dan spesifikasi bangunan koperasi yang diharapkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, redaksi kediritangguh.co juga menerima aduan masyarakat terkait sejumlah bangunan koperasi yang dianggap kurang layak. Salah satu proyek disebut berada di wilayah Kecamatan Ngasem dan dikerjakan oleh Koeshardiono Wibowo atau yang akrab disapa Dion.

Saat dikonfirmasi di tempat kerjanya beberapa waktu lalu, Dion menyatakan bahwa pekerjaan proyek tersebut berada di bawah pengawasan langsung Kodim.

“Pekerjaan ini di bawah pengawasan Kodim. Nanti saya cek dulu bagian mana yang dianggap tidak layak, baru bisa saya konfirmasi lebih lanjut,” ujarnya.

Pembangunan KDMP sebelumnya ditargetkan rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri. Namun, proses pengerjaan mengalami keterlambatan akibat kendala teknis di lapangan, seperti kebutuhan tanah urug serta tingginya intensitas hujan yang menyebabkan lokasi proyek kerap tergenang air.

Mandor proyek, Aris, menjelaskan bahwa kondisi cuaca sangat mempengaruhi proses pekerjaan di lapangan. Saat hujan turun, aktivitas pembangunan harus dihentikan demi keselamatan para pekerja.

“Kalau hujan turun, pekerjaan berhenti total karena ada instalasi listrik yang berbahaya. Biasanya kami melanjutkan pekerjaan seperti pengelasan bagian atas ketika cuaca kembali cerah,” jelas Aris.

Menanggapi temuan tersebut, Ketua LSM Ikatan Pemuda Kediri (IPK), Tomi Aribowo, menilai bangunan yang tidak memenuhi standar seharusnya dibongkar dan diperbaiki sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.

“Harusnya dibongkar dan diperbaiki dengan kualitas terbaik. Pelaksana juga harus selalu berkoordinasi dengan Kodim,” tegas Tomi.

jurnalis : Nanang Priyo Basuki – Bram Radyan
Bagikan Berita :