Kepala Desa Tambakrejo, Mahfud Fauzi (Bram Radyan)

Polisi Buru Kendaraan Roda Empat, Diduga Terlibat Tabrak Lari di Persawahan Tambakrejo Gurah

KEDIRI – Ketenteraman warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Minggu (15/2) malam. Sesosok pria ditemukan tak bernyawa di Jalan Cempaka, tepatnya di area persawahan setempat.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh dua orang saksi yang tengah melintas berboncengan sepeda motor dari arah timur menuju barat. Saat melintas di lokasi kejadian, keduanya sempat berpapasan dengan sebuah mobil yang berhenti di tepi jalan.

Wakapolres Kediri, Kompol Hari Kurniawan, menjelaskan bahwa setelah berpapasan dengan kendaraan tersebut, saksi melihat seseorang tergeletak di pinggir jalan. Ketika didekati, pria itu diketahui sudah meninggal dunia dengan luka seret hampir di sekujur tubuhnya.

“Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, dengan luka seret yang cukup parah di hampir seluruh tubuhnya,” ujar Kompol Hari.

Menyadari kejadian tersebut, kedua saksi segera melaporkan temuan itu kepada perangkat desa setempat. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

Kepala Desa Tambakrejo, Mahfud Fauzi, membenarkan bahwa dirinya menerima laporan dari Kepala Dusun terkait penemuan mayat tersebut. Ia langsung menghubungi Kapolsek Gurah sekitar pukul 22.20 WIB.

“Saya mendapat informasi dari Pak Kasun, kemudian segera saya sampaikan ke Kapolsek Gurah untuk ditindaklanjuti,” kata Mahfud.

Mahfud memastikan bahwa korban bukan merupakan warga Desa Tambakrejo. Warga sekitar lokasi kejadian pun tidak ada yang mengenali pria tersebut.

“Korban bukan warga kami. Warga lain yang berada di lokasi juga tidak ada yang mengenalinya,” tambahnya.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Satreskrim Polres Kediri mengungkap identitas korban bernama Tamran (50), warga Dusun Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Petugas menemukan ceceran darah yang mengarah dari sebuah gudang kayu milik Ruslan, warga Desa Gayam, Kecamatan Gurah. Dari temuan tersebut, korban diduga kuat terseret beberapa meter sebelum akhirnya terpental ke tepi sawah.

Sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian telah diamankan untuk membantu proses penyelidikan. Kasi Humas Polres Kediri, Iptu Yusi Baiti, menyatakan bahwa hingga kini petugas gabungan dari Satlantas dan Satreskrim masih melakukan pendalaman.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami belum mengamankan pihak mana pun,” jelasnya saat dikonfirmasi pada Selasa (17/02).

Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi dan bukti tambahan guna mengungkap secara pasti penyebab kematian korban. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung.

jurnalis : Bram Radyan