foto : Persik FC

Persik vs PSIM: Ujian Mental Tanpa Suporter

Bagikan Berita :

KEDIRI – Persik Kediri berambisi menebus kekalahan pada putaran pertama saat kembali bertemu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (13/02). Meski pertandingan berlangsung tanpa kehadiran penonton, skuad Macan Putih tetap percaya diri memburu tiga poin.

Pada pertemuan sebelumnya, Persik harus takluk 1-2 dari PSIM ketika masih ditangani Ong Kim Swee. Namun situasi kini berbeda. Di bawah arahan pelatih Marcos Reina, performa Persik menunjukkan grafik menanjak setelah meraih dua kemenangan beruntun atas Bali United dan Dewa United.

Marcos Reina menyebut persiapan tim sepanjang pekan berjalan optimal. Ia mengakui PSIM bukan lawan yang mudah, mengingat kualitas pemain yang dimiliki tim asal Yogyakarta tersebut.

“Persiapan pekan ini berjalan bagus. Kami akan menghadapi tim dengan pemain-pemain berkualitas. Karena itu, kami harus waspada dan bertahan dengan disiplin,” ujar Marcos.

Ia menilai momentum positif menjadi modal penting bagi timnya. Proses pembentukan skema permainan juga disebut semakin matang dari hari ke hari.

“Kami punya momentum yang baik. Setiap hari tim semakin berkembang dalam membangun permainan untuk meraih tiga poin,” tambahnya.

Walau laga digelar tanpa dukungan langsung dari tribun, Marcos memastikan semangat Persikmania tetap menjadi energi tambahan bagi tim.

“Kami tahu suporter tetap mendukung meskipun tidak hadir di stadion. Dukungan itu bisa dirasakan dari mana saja. Karena ini laga kandang, kami harus membalasnya dengan permainan terbaik,” tegasnya.

Di kubu lawan, pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul Van Gastel, mengakui bahwa Persik saat ini berbeda dibanding pertemuan pertama musim ini. Ia melihat perubahan signifikan, terutama dengan hadirnya sejumlah pemain asing yang memberi warna baru dalam permainan Macan Putih.

“Persik memiliki banyak pemain bagus, terutama dari Spanyol. Bagi saya ini tim yang berbeda dari putaran pertama. Mereka sangat efektif memanfaatkan peluang menjadi gol, dan itu harus kami waspadai,” ungkap Van Gastel.

Performa pemain asing anyar Persik memang tengah menjadi sorotan. Jan Toral tampil impresif dengan catatan satu gol dan satu assist dalam dua pertandingan terakhir. Sementara Ernesto Gomes langsung mencetak satu gol dan dinobatkan sebagai pemain terbaik saat menjalani debut melawan Dewa United.

Dengan performa yang tengah menanjak, Persik bertekad menjaga tren kemenangan sekaligus membalas kekalahan sebelumnya. Di sisi lain, PSIM tentu tidak ingin kehilangan dominasi atas Macan Putih musim ini.

Pertandingan diprediksi berlangsung ketat dan sarat tensi. Tanpa atmosfer suporter di stadion, duel di Gresik akan menjadi ujian mental bagi kedua tim—siapa yang lebih siap, dialah yang berpeluang mengamankan poin krusial dalam persaingan kompetisi.

Bagikan Berita :