Gelar Operasi Ketupat Semeru 2026 (Wildan Wahid Hasyim)

Mudik Lebaran 2026, Ratusan Personel Disiagakan di Kabupaten Kediri

KEDIRI — Ratusan personel gabungan disiagakan untuk mengamankan arus mudik dan libur panjang Lebaran 2026 di Kabupaten Kediri. Kesiapan tersebut ditandai dengan rapat koordinasi lintas sektoral sekaligus apel gelar pasukan yang digelar di halaman Mapolres Kediri, Kamis.

Apel tersebut dihadiri Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, perwakilan Kodim 0809 Kediri serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan berbagai pihak terkait.

Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pengamanan melalui Operasi Ketupat Semeru 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menjelaskan, Polres Kediri telah menyiapkan ratusan personel untuk memastikan kelancaran arus mudik serta menjaga keamanan masyarakat selama masa libur Lebaran.

“Polres Kediri menyiapkan 365 personel. Jika digabung dengan unsur pemerintah daerah, TNI, serta elemen masyarakat lainnya jumlahnya mencapai sekitar 536 personel yang akan bertugas di wilayah hukum Polres Kediri,” ujarnya.

Personel tersebut akan disebar untuk memperkuat pengamanan di 19 Polsek yang mencakup 21 kecamatan di wilayah Kabupaten Kediri.

Selain penempatan personel, kepolisian juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan di titik-titik yang diperkirakan menjadi pusat kepadatan arus lalu lintas. Salah satu jalur yang menjadi perhatian adalah jalur nasional dari Simpang Tiga Mengkreng hingga perbatasan Tulungagung yang kerap dilalui pemudik.

Untuk mengantisipasi kemacetan, pos pengamanan disiapkan di sejumlah simpul lalu lintas strategis seperti simpang Papar, simpang Plemahan, hingga simpang Mengkreng.

Pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga di kawasan yang berpotensi ramai selama libur Lebaran. Beberapa lokasi wisata dan pusat keramaian seperti Simpang Lima Gumul (SLG) dan kawasan Pare diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan darurat kepolisian melalui hotline 110 apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.

“Hotline 110 dapat diakses selama 24 jam dan bebas biaya. Masyarakat di mana pun berada akan langsung terhubung dengan operator kepolisian terdekat,” jelasnya.

Selain itu, Polres Kediri juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik Lebaran.

Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik dan libur panjang Lebaran.

Ia juga mengingatkan agar pemantauan harga kebutuhan pokok terus dilakukan untuk mencegah lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.

“Monitoring harga harus terus dilakukan agar tidak terjadi kenaikan harga yang membebani masyarakat selama Ramadan dan menjelang Lebaran,” ujarnya.

Selain arus mudik, pemerintah daerah juga mengantisipasi potensi lonjakan wisatawan selama masa libur panjang. Durasi libur yang cukup panjang diperkirakan mendorong masyarakat berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Kediri.

Beberapa kawasan wisata yang diprediksi ramai antara lain Gunung Kelud, Ubalan, serta berbagai desa wisata yang mulai berkembang.

Untuk itu, Bupati meminta dinas terkait bersama pengelola wisata memastikan kesiapan pengamanan, pengaturan parkir, hingga menyiagakan tim kesehatan di lokasi wisata.

“Tim medis harus disiagakan di titik-titik wisata untuk mengantisipasi pengunjung yang mengalami kelelahan atau kondisi darurat,” tegasnya.

Sementara itu, jajaran TNI dari Kodim 0809 Kediri menyatakan siap bersinergi dengan kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah selama masa mudik dan libur Lebaran.

Seluruh jajaran Koramil juga disiagakan untuk membantu pengamanan, melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, serta mengantisipasi kemungkinan bencana selama periode libur panjang.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, diharapkan pelaksanaan mudik, perayaan Idulfitri dan Hari Raya Nyepi di Kabupaten Kediri dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

jurnalis : Wildan Wahid Hasyim