Momen Haru di Hari Jadi Kota Kediri, Mbak Wali Serahkan Bantuan untuk 1.407 Anak Yatim

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Suasana hangat dan penuh kebahagiaan mewarnai peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke-1147. Sebanyak 1.407 anak yatim menerima santunan dari Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Sosial dalam kegiatan yang digelar di Taman Tirtoyoso, Senin (27/7).

Bagi Alya, siswi kelas VIII SMP Negeri 3 Kediri asal Kelurahan Tosaren, momen tersebut menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Selain menerima santunan senilai Rp600.000, ia juga berkesempatan bertemu langsung dengan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, sosok yang selama ini dikaguminya.

“Senang sekali bisa bertemu Mbak Wali. Saya juga bersyukur mendapat bantuan uang tunai. Nantinya akan saya gunakan untuk membeli kebutuhan sekolah seperti sepatu, buku, dan alat tulis,” ujar Alya.

Siswi yang bercita-cita menjadi dokter itu menerima bantuan melalui mekanisme virtual account. Ia mengaku bersyukur atas perhatian Pemerintah Kota Kediri kepada anak-anak yatim.

Alya berharap Kota Kediri terus berkembang dan semakin maju di usia ke-1147 tahun. Menurutnya, bantuan tersebut juga menjadi motivasi untuk terus semangat belajar. Tahun ini menjadi kali kedua dirinya menerima santunan dalam rangka Hari Jadi Kota Kediri.

Penyaluran santunan tersebut turut dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Direktur Direktorat Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan RI.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttaqin, menjelaskan bahwa santunan bagi anak yatim menjadi salah satu agenda dalam rangkaian puncak Hari Jadi Kota Kediri tahun ini. Pelaksanaannya dipadukan dengan prosesi Manusuk Sima sebagai bagian dari tradisi peringatan hari jadi.

“Tahun ini kami menyalurkan santunan kepada 1.407 anak yatim di Kota Kediri. Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp600.000 yang disalurkan melalui virtual account,” kata Imam.

Ia menjelaskan, penerima bantuan merupakan anak yatim berusia maksimal 18 tahun yang berasal dari keluarga desil 1 hingga desil 5 di Kota Kediri.

Menurut Imam, peringatan Hari Jadi Kota Kediri tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum berbagi kebahagiaan kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Hari jadi ini prinsipnya anak-anak harus bersuka cita dan bergembira, termasuk adik-adik yang kurang mampu. Harapan kami mereka dapat turut menikmati kebahagiaan Hari Jadi Kota Kediri, sekaligus bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, kesehatan, maupun kebutuhan lainnya,” pungkasnya.

✓ Link berhasil disalin