KEDIRI – Sebuah video yang memperlihatkan oknum TNI menerima uang dari seseorang berseragam coklat dengan logo Pemerintah Kabupaten Kediri tengah viral di media sosial. Video ini diduga kuat hasil rekayasa dan sengaja dibuat untuk menghambat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Kediri.
Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Infanteri Dhavid Nur Hadiansyah, yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, menegaskan. Bahwa pihaknya terus melakukan penyelidikan atas video tersebut dan bila dimungkinkan benar diduga dibuat sebelum dirinya menjabat.
“Saya tidak tahu salah saya apa terhadap warga Kediri. Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini merupakan perintah Panglima TNI menindaklanjuti gagasan Presiden. Kami hanya pelaksana, tidak ada tujuan mencari keuntungan,” tegas Dandim.
Masih terkait isi video, nama yang kini santer disebut adalah Kepala Desa Kranggan, Kecamatan Gurah, Widarti. Widarti, yang ditemui di kantornya, Rabu (20/05), mengaku kaget dan terkejut karena namanya langsung ramai diperbincangkan banyak pihak setelah video viral.
“Saya memang memiliki mobil Wuling tipe lama, tapi saya tidak ada kaitannya dengan pembangunan koperasi. Proyek itu sebenarnya dijalankan oleh suami saya. Perempuan dalam video jelas bukan saya. Jika ada pihak yang mencatut nama saya, saya akan menempuh jalur hukum,” tegas Widarti.
Video viral ini memicu tanda tanya besar publik mengenai keaslian dan motif pembuatan video, sementara pihak TNI menegaskan akan menindaklanjuti dengan hati-hati agar nama baik institusi tetap terjaga.



