KEDIRI – Sebuah bangunan baru memang dapat berdiri megah dalam hitungan bulan. Namun, membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan membutuhkan komitmen yang jauh lebih panjang. Semangat itulah yang ingin diwujudkan Pemerintah Kota Kediri melalui peresmian Gedung I RSUD Gambiran, Selasa (14/7).
Peresmian gedung yang dilakukan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati itu menandai dimulainya babak baru pelayanan kesehatan di Kota Kediri. Tak hanya memperluas kapasitas rumah sakit, Gedung I juga menghadirkan layanan yang lebih lengkap, modern, dan terintegrasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Sebelum meresmikan gedung, Vinanda bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung berbagai fasilitas baru. Ia juga menyempatkan diri menyapa pasien yang telah menjalani perawatan di gedung tersebut.
Prosesi peresmian dilanjutkan dengan pemotongan pita, peluncuran simbolis layanan Siantar Obat, hingga penanaman pohon dalam gerakan Pohonku Oksigenku sebagai simbol dimulainya operasional penuh Gedung I.
Dalam sambutannya, Vinanda menegaskan pembangunan Gedung I bukan sekadar menghadirkan bangunan baru, melainkan melanjutkan pengabdian panjang RSUD Gambiran dalam melayani masyarakat.
“Setiap pembangunan di RSUD Gambiran sesungguhnya bukan hanya menambah fasilitas, tetapi juga melanjutkan sejarah panjang pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Gedung baru tersebut membawa sejumlah pengembangan layanan, mulai dari peningkatan kapasitas hemodialisis, layanan bedah plastik, rehabilitasi medik, medical check-up terpadu, layanan psikologi, hingga ruang rawat inap VIP dan VVIP. Selain itu, layanan farmasi kini tersedia di setiap lantai sehingga pasien dapat memperoleh obat dengan lebih mudah tanpa harus terpusat di satu lokasi.
Meski fasilitas semakin lengkap, Vinanda mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan pelayanan kesehatan tidak berhenti pada kemegahan bangunan.
Menurutnya, masyarakat lebih menginginkan pelayanan yang cepat, tenaga kesehatan yang profesional, petugas yang ramah, serta kepedulian terhadap setiap pasien yang datang mencari harapan untuk sembuh.
“Sesungguhnya yang paling diinginkan masyarakat bukan hanya bangunannya, tetapi juga keramahan petugas, kecepatan pelayanan, profesionalisme tenaga kesehatan, serta kepedulian dalam memberikan pelayanan kepada setiap pasien,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri dr. Aditya B. Djatmiko, M.Kes. FISQua, mengatakan pembangunan Gedung I dirancang untuk menjawab meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mendukung implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).
Gedung setinggi lima lantai tersebut memiliki fungsi pelayanan yang saling terintegrasi. Lantai pertama digunakan untuk layanan hemodialisis dan rehabilitasi medik. Lantai kedua menjadi pusat layanan medical check-up terpadu atau one stop service, sehingga masyarakat dapat menjalani berbagai pemeriksaan kesehatan di satu lokasi. Sementara lantai tiga dan empat diperuntukkan bagi ruang rawat inap berstandar KRIS, sedangkan lantai lima menghadirkan ruang perawatan VIP dan VVIP dengan fasilitas yang lebih nyaman.
Aditya menyebut konsep pelayanan terpadu menjadi salah satu keunggulan Gedung I karena mampu memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan bagi pasien.
“Salah satu layanan yang menjadi pembeda adalah keberadaan fasilitas di lantai dua, yaitu ruang medical check-up terpadu (one stop service),” jelasnya.
Dengan beroperasinya Gedung I, RSUD Gambiran optimistis dapat memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat Kota Kediri.
“Pada prinsipnya, RSUD Gambiran akan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Aditya.
jurnalis : Anisa Fadila



