Pelajar di Kediri Bawa Motor ke Sekolah Jadi Sorotan, Polisi Ambil Langkah Tegas

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Fenomena pelajar di bawah umur yang mengendarai sepeda motor sendiri menuju sekolah menjadi perhatian jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota.

Di bawah kepemimpinan pejabat baru, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. dan Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., persoalan keselamatan pelajar di jalan raya menjadi salah satu perhatian yang akan terus ditindaklanjuti.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri mengatakan, petugas tidak serta-merta memberikan tindakan tegas ketika menemukan pelajar yang mengendarai sepeda motor. Untuk tahap awal, polisi akan memberikan teguran dan meminta pelajar membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi pelanggaran tersebut.

“Kalau kami menemukan pelajar, sementara kami tegur dulu. Kami minta mereka berjanji tidak akan mengulangi lagi,” kata AKP Septia.

Langkah tersebut dilakukan di tengah masih ditemukannya pelajar yang mengendarai sepeda motor ke sekolah. Kondisi ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan keselamatan mereka, terlebih kasus kecelakaan yang melibatkan kalangan pelajar masih terjadi.

Selain persoalan berkendara di bawah umur, polisi juga masih menemukan penggunaan knalpot brong pada sepeda motor yang digunakan pelajar.

Jika setelah mendapatkan teguran pelajar kembali mengulangi pelanggaran, polisi akan mengambil langkah selanjutnya dengan memanggil orang tua atau wali.

Menurut AKP Septia, kondisi di lapangan juga tidak terlepas dari persoalan orang tua. Sebagian orang tua terpaksa mengizinkan anaknya mengendarai sepeda motor karena keterbatasan waktu untuk mengantar dan menjemput mereka ke sekolah.

“Sebagian orang tua mungkin terpaksa membiarkan anaknya mengendarai sepeda motor, karena tidak memiliki waktu untuk mengantar dan menjemput sekolah,” jelasnya.

Karena itu, kepolisian mendorong adanya solusi yang lebih aman bagi pelajar. Salah satunya dengan memanfaatkan fasilitas transportasi umum yang telah disediakan Pemerintah Kota Kediri.

AKP Septia mengimbau para pelajar di Kota Kediri untuk lebih memaksimalkan layanan bus Satria yang disediakan secara gratis oleh Pemkot Kediri.

Dengan memanfaatkan fasilitas tersebut, pelajar diharapkan tidak perlu mengendarai sepeda motor sendiri sehingga risiko kecelakaan di jalan raya dapat ditekan.

 

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan