KEDIRI – Kepedulian kepada penyandang disabilitas berat ditunjukkan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, usai menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) secara simbolis di Kecamatan Pesantren, Kamis (23/7).
Didampingi jajaran pejabat Pemerintah Kota Kediri, Vinanda melanjutkan agenda dengan mengunjungi dua rumah penerima bantuan disabilitas berat. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi para penerima manfaat sekaligus mendengarkan kebutuhan yang selama ini dihadapi keluarga.
Rumah pertama yang dikunjungi berada di Kelurahan Burengan. Selain menyerahkan paket sembako dan bantuan tunai sebesar Rp6 juta, Vinanda berbincang dengan keluarga penerima mengenai kondisi kesehatan hingga keseharian penyandang disabilitas tersebut.
Dalam dialog itu, keluarga menjelaskan bahwa anggota keluarganya yang kini berusia 44 tahun telah mengalami disabilitas sejak lahir. Hingga saat ini, ia hanya mampu duduk dan belum dapat berjalan sehingga seluruh aktivitas sehari-harinya masih bergantung pada pendampingan keluarga.
Kunjungan kemudian berlanjut ke Kelurahan Jamsaren. Di rumah itu, Vinanda menemui M. Arifin, ayah dari seorang anak perempuan berusia delapan tahun yang mengalami disabilitas berat sejak lahir akibat kondisi prematur.
Dengan penuh harap, Arifin menceritakan bahwa putrinya hingga kini belum mampu berbicara maupun berdiri sendiri. Terapi yang sempat dijalani sejak usia delapan bulan hingga tujuh tahun terpaksa terhenti. Ia berharap sang anak dapat kembali memperoleh layanan terapi agar peluang perkembangannya tetap terbuka.
Momentum bertemu langsung dengan Wali Kota dimanfaatkan Arifin untuk menyampaikan harapan tersebut.
“Tadi saya menyampaikan ke Mbak Wali bagaimana agar anak saya bisa tetap terapi, dan Alhamdulillah Insyaallah akan tetap disupport. Saya juga mengusulkan kalau menurut saya terapi dulu, kalau sudah bisa berdiri sendiri baru disekolahkan,” ujar Arifin.
Ia mengaku bersyukur karena Wali Kota bersedia datang langsung ke rumah sehingga dapat melihat kondisi putrinya secara nyata. Menurutnya, perhatian seperti itu memberikan semangat baru bagi keluarga yang setiap hari mendampingi penyandang disabilitas.
Arifin berharap dukungan Pemerintah Kota Kediri terhadap penyandang disabilitas tidak berhenti pada bantuan sosial semata, tetapi juga diwujudkan melalui pendampingan, akses terapi, dan layanan yang berkelanjutan.
“Harapan saya, Pemerintah Kota Kediri terus memberikan support kepada anak-anak maupun orang dewasa penyandang disabilitas. Support dari pemerintah sangat membantu keluarga disabilitas seperti kami,” pungkasnya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kediri untuk memastikan bantuan yang disalurkan tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga membuka ruang dialog dengan keluarga penerima manfaat agar kebutuhan mereka dapat diketahui secara langsung.
jurnalis : Navima Aulya Sava


