Persik kediri tanpa diperkuat Imanol karena akumulasi kartu (Sigit Cahya Setyawan)

Marcos Reina Siapkan Strategi Khusus Redam Ketajaman Tiga Pemain Asing Bhayangkara FC

Bagikan Berita :

KEDIRI — Persik Kediri menghadapi tantangan berat saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Brawijaya, Kamis malam (20/02). Tim berjuluk Macan Putih itu dipastikan tidak diperkuat gelandang andalannya, Imanol Garcia, yang harus absen akibat akumulasi kartu.

Kehilangan Imanol menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pelatih Marcos Reina. Pasalnya, Persik akan menghadapi tim dengan karakter permainan cepat dan agresif, terutama dalam transisi menyerang.

Bhayangkara diperkuat sejumlah pemain asing dengan akselerasi tinggi seperti Moussa Sidibbe, Privat Mbarga, dan Ryo Matsumura. Ketiganya dikenal memiliki gaya bermain direct dan eksplosif, serta berbahaya ketika mendapatkan ruang, baik melalui sisi sayap maupun saat memanfaatkan serangan balik cepat.

Tanpa peran Imanol yang selama ini menjadi penyeimbang di lini tengah, Persik dituntut tampil lebih disiplin dalam bertahan. Organisasi permainan dan kecepatan dalam melakukan recovery saat kehilangan bola menjadi kunci untuk meredam agresivitas lawan.

Peran gelandang pengganti akan sangat krusial, terutama dalam memutus aliran bola sebelum mencapai lini depan Bhayangkara. Jika lini tengah gagal mengontrol permainan, tekanan dari tim tamu berpotensi semakin intens.

Meski demikian, Marcos Reina memastikan timnya telah menyiapkan sejumlah alternatif taktik untuk menutup celah yang ditinggalkan Imanol. Ia menilai laga ini akan berjalan seimbang karena kedua tim sama-sama memiliki kualitas di lini tengah.

“Lini tengah lawan juga bagus seperti Sho Yamamoto. Persik sudah siap dengan tantangan ini. Ini akan menjadi laga yang berat bagi kedua tim,” ujar Marcos.

Di kubu lawan, pelatih Bhayangkara Pauk Munster mengaku telah memetakan kekuatan Persik. Ia menyebut beberapa pemain Macan Putih memiliki kualitas yang patut diwaspadai dan telah menjadi perhatian dalam persiapan timnya.

“Beberapa pemain mereka bagus. Kami sudah menilai kekuatan mereka dan akan saya sampaikan kepada para pemain untuk tetap waspada,” katanya.

Pertandingan ini diprediksi berlangsung dalam tempo tinggi. Persik kemungkinan akan berusaha mengontrol permainan melalui penguasaan bola di lini tengah, sementara Bhayangkara berpotensi mengandalkan kecepatan lini depan untuk mencuri peluang lewat skema serangan balik.

Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan tersendiri bagi Persik. Namun tanpa gelandang utama mereka, Macan Putih harus tampil lebih solid dan kolektif demi mengamankan poin di hadapan pendukungnya.

Laga di Stadion Brawijaya ini dipastikan menjadi ujian mental dan taktik bagi kedua tim, sekaligus penentu konsistensi mereka dalam persaingan kompetisi musim ini.

Bagikan Berita :