KEDIRI – Kota Kediri kini melangkah lebih maju dalam menjaga kebersihan dan kesehatan warganya. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) resmi membuka Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Campurejo, yang dapat dimanfaatkan masyarakat serta kantor-kantor di wilayah Kota Kediri.
Langkah ini sejalan dengan amanat global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya target keenam: penyediaan air bersih dan sanitasi layak bagi seluruh masyarakat.
Menurut Kepala DPUPR Kota Kediri, Endang Kartika Sari, pembangunan sanitasi tidak lagi cukup sekadar “layak”. Kini yang dibutuhkan adalah sanitasi aman, di mana limbah domestik sehari-hari tidak mencemari lingkungan dan sumber air tanah. “Keberadaan IPLT di Campurejo yang mulai beroperasi Mei lalu merupakan inovasi Pemkot Kediri untuk mewujudkan sanitasi aman di kawasan perkotaan,” jelas Endang.
Si Sinta

IPLT ini menyediakan layanan bernama Sigap Instalasi Lumpur Tinja Aman (Si Sinta). Melalui layanan ini, masyarakat cukup menghubungi 0851-1313-2295 untuk penyedotan tangki septik. Endang mengingatkan, tangki septik sebaiknya dikuras setiap 2–3 tahun sekali, agar limbah tidak meluber dan mencemari lingkungan sekitar.
Tarif layanan pun terjangkau dan transparan, mengacu pada Peraturan Daerah Kota Kediri Nomor 6 Tahun 2023. Penyedotan kakus dikenai biaya Rp 175.000 per meter kubik, sementara pengolahan limbah cair dari rumah, kantor, dan industri hanya Rp 35.000 per meter kubik.
Saat ini, IPLT Kota Kediri mengoperasikan satu armada truk penyedotan, beroperasi Senin–Sabtu, pukul 08.00–16.00 WIB. Lumpur tinja yang dikumpulkan langsung diolah melalui beberapa tahapan agar memenuhi standar Kementerian Pekerjaan Umum, sehingga aman sebelum dibuang ke saluran air.
DPUPR juga tengah mempersiapkan pembentukan UPTD IPLT, lengkap dengan kajian akademik, serta meningkatkan kapasitas SDM melalui bimbingan teknis bersama Balai Teknik Sanitasi Kementerian PU.
Endang menegaskan, masyarakat Kota Kediri dianjurkan memanfaatkan layanan Si Sinta secara berkala. Selain itu, penyedia jasa sedot tinja swasta juga didorong untuk menggunakan IPLT agar pengolahan lumpur tinja lebih efisien dan ekonomis.
“Ini bukan sekadar inovasi, tapi langkah nyata mewujudkan Kota Kediri bersih, sehat, dan ramah lingkungan,” pungkasnya.



