KEDIRI – Ratusan Persikmania mendatangi Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Rabu sore (16/9/2026). Mereka hadir untuk memberikan suntikan motivasi kepada Persik Kediri yang tengah bersiap menghadapi Arema FC dalam derby Jawa Timur di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (18/9/2026).
Kehadiran para suporter bukan untuk memberi tekanan kepada skuad Macan Putih. Sebaliknya, Persikmania ingin menyampaikan dukungan secara langsung kepada pemain dan tim pelatih sebelum menjalani pertandingan yang sarat gengsi tersebut.
“Kemenangan harga mati. Let’s fight together,” kata perwakilan Persikmania, Mohan, saat memberikan semangat kepada tim.
Dukungan tersebut diberikan ketika Persik menjalani latihan persiapan terakhir sebelum bertolak menuju Malang. Agenda latihan tetap berlangsung seperti biasa, tetapi suasana di Stadion Brawijaya terasa lebih semarak karena ratusan suporter memenuhi tribun.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengapresiasi dukungan yang kembali diberikan Persikmania. Pelatih asal Spanyol itu mengatakan, kedatangan suporter ke sesi latihan bukanlah pengalaman pertama baginya sejak menangani Persik.
“Ini merupakan kali ketiga saya merasakan dukungan serupa selama melatih Persik,” ujar Reina.
Di sisi lain, Reina mengaku sedih karena Persikmania tidak dapat memberikan dukungan secara langsung dari tribun stadion ketika derby melawan Arema berlangsung.
Meski demikian, ia memahami keputusan tersebut. Menurut Reina, pembatasan kehadiran suporter berkaitan dengan aspek keamanan dan upaya menghindari kembali terjadinya insiden yang pernah terjadi sebelumnya.
“Saya sangat sedih jika Persikmania dilarang hadir di stadion. Tapi ini untuk kebaikan kita bersama, mengingat kejadian di masa lalu yang sangat berisiko,” ungkapnya.
Reina berharap situasi ke depan memungkinkan pertandingan Persik melawan Arema kembali dihadiri oleh suporter kedua kesebelasan. Baginya, kehadiran pendukung dari kedua tim dapat membuat atmosfer pertandingan semakin hidup selama aspek keamanan tetap terjamin.
Sementara itu, Persik juga terus mematangkan komposisi pemain untuk menghadapi Arema. Dalam sesi latihan terakhir, terdapat perubahan pada susunan tim reguler.
M. Khanafi dan Adi Eko Jayanto terlihat mendapat kesempatan bergabung dengan tim inti dalam simulasi permainan. Perubahan tersebut menjadi salah satu opsi taktikal yang disiapkan Persik menjelang duel di Kanjuruhan.
Dalam simulasi pertandingan, Persik tetap memperlihatkan karakter permainan yang selama ini dikembangkan. Skuad Macan Putih mengandalkan kombinasi umpan-umpan pendek serta pressing untuk merebut kembali penguasaan bola.
Setelah merampungkan persiapan di Kediri, Persik selanjutnya bertolak ke Malang untuk menjalani derby Jawa Timur menghadapi Arema FC pada Jumat sore.
Dukungan ratusan Persikmania di Stadion Brawijaya menjadi tambahan motivasi bagi skuad Macan Putih sebelum memasuki pertandingan.
jurnalis : Sigit Cahya Setyawan



