279 Atlet Gimnastik Berebut Medali, Ajang Pemanasan di Kediri Menuju Porprov

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Sebanyak 279 atlet gimnastik dari 21 kabupaten/kota di Jawa Timur berkumpul di Kabupaten Kediri untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Gimnastik. Selain menjadi arena perebutan medali, kejuaraan ini dimanfaatkan sebagai ajang mengukur hasil pembinaan atlet sekaligus persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Para peserta berkompetisi dalam tiga nomor utama, yakni gimnastik aerobik, artistik, dan ritmik. Pada kelompok senior dan junior, masing-masing tersedia 24 medali emas, 24 perak, dan 24 perunggu.

Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa hadir mewakili Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, Kejurprov menjadi momentum bagi atlet dan daerah untuk mengevaluasi hasil latihan serta pembinaan yang selama ini dilakukan.

“Ini bisa menjadi evaluasi diri sekaligus langkah menuju Porprov. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menunjukkan buah dari latihan dan kerja keras,” ujar Dewi.

Menurut Dewi, penyelenggaraan kompetisi tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang munculnya atlet-atlet muda berbakat, terutama dari Kabupaten Kediri.

Potensi tersebut, kata dia, cukup besar karena banyak pelajar yang memiliki kemampuan dan masih dapat dikembangkan melalui pembinaan secara berkelanjutan.

“Diharapkan lahir bibit-bibit atlet, khususnya gimnastik Kediri, yang nantinya bisa menyumbang atlet di tingkat Porprov, PON maupun nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata menyebut pihaknya menurunkan 12 atlet dalam Kejurprov kali ini. Keikutsertaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pemetaan kemampuan atlet sebelum menghadapi ajang yang lebih besar.

“Ini untuk mengukur sejauh mana kemampuan atlet kita. Sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi Porprov,” kata Hakim.

Selain menguji kemampuan atlet, pelaksanaan Kejurprov tingkat provinsi di Kabupaten Kediri juga menjadi bahan evaluasi kesiapan daerah tersebut apabila nantinya menjadi tuan rumah Porprov 2029.

Di sisi lain, Ketua Persani Kabupaten Kediri Agus Mulyono mengungkapkan bahwa pembinaan gimnastik di daerah masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan peralatan dan sarana prasarana latihan.

Persani juga masih menghadapi persoalan minimnya minat masyarakat terhadap olahraga gimnastik yang berdampak pada terbatasnya jumlah atlet.

“Kita kekurangan alat atau sarana prasarana. Kita juga masih kekurangan atlet, atau dengan kata lain minat terhadap gimnastik masih kurang,” ungkap Agus.

Saat ini, Persani Kabupaten Kediri memiliki enam atlet artistik putra dan putri yang diproyeksikan memperkuat kontingen Kediri pada Porprov mendatang.

Dalam Kejurprov Gimnastik kali ini, Persani Kediri menargetkan dua medali emas. Sementara untuk Porprov mendatang, target yang dipasang adalah dua medali emas dan dua medali perak.

Dengan target tersebut, Kejurprov di Kediri tidak hanya menjadi panggung persaingan antar-atlet, tetapi juga menjadi bagian dari proses pematangan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi.

 

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan