Halal Bihalal PGRI, Momentum Satukan Kembali Hati Demi Kualitas Pendidikan

Bagikan Berita :

KEDIRI — Suasana Syawal menjadi ruang yang hangat bagi keluarga besar PGRI Kota Kediri untuk merajut kembali simpul persaudaraan. Dalam balutan Halal Bihalal yang digelar di Auditorium SMAN 5 Taruna Brawijaya, Kamis (9/4/2026), kebersamaan tak sekadar dirayakan, tetapi juga diteguhkan sebagai fondasi untuk memajukan dunia pendidikan.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin—yang akrab disapa Gus Qowim—serta diikuti para guru dan tenaga kependidikan se-Kota Kediri. Sebelum rangkaian acara dimulai, nuansa kepedulian lebih dulu dihadirkan melalui pemberian santunan kepada 34 anak yatim, menjadi simbol bahwa Syawal adalah tentang berbagi dan memuliakan sesama.

Dalam sambutannya, Gus Qowim menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, disertai harapan agar semangat saling memaafkan menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan. Tema yang diusung, “Dengan Ukhuwah Islamiyah, Kita Perkuat Tali Persaudaraan,” menurutnya bukan sekadar slogan, melainkan panggilan moral untuk menciptakan harmoni, khususnya dalam lingkungan pendidikan.

Ia menegaskan, eratnya persaudaraan di antara para pendidik akan melahirkan ekosistem kerja yang sehat dan produktif. Dari sanalah kualitas pendidikan akan tumbuh—tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter generasi muda.

Lebih jauh, Gus Qowim memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mencetak masa depan bangsa. Menurutnya, peran pendidik tidak berhenti pada transfer ilmu, tetapi juga menyentuh dimensi nilai, akhlak, dan arah hidup anak-anak.

Karena itu, ia mendorong seluruh insan pendidikan untuk terus beradaptasi di tengah perubahan zaman, meningkatkan kapasitas diri, serta menjaga semangat pelayanan. Kolaborasi, baik antarpendidik, dengan orang tua, maupun pemerintah, menjadi kunci agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal.

Menutup sambutannya, Gus Qowim mengingatkan bahwa nilai-nilai yang ditempa selama Ramadan—kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan—harus terus hidup dalam keseharian, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

“Momentum halal bihalal ini harus menjadi penguat tekad bersama untuk terus memberikan yang terbaik bagi pendidikan di Kota Kediri,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri Ketua PGRI Kota Kediri Moh. Anang Kurniawan, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kediri Ibnu Qoyim, Kepala SMAN 5 Taruna Brawijaya Mardji, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Ustad Moh. Faruq, serta seluruh anggota PGRI Kota Kediri.

Bagikan Berita :