Gunung Kelud Pikat Pelari dari Berbagai Daerah, KVC 2026 Jadi Panggung Promosi Wisata Kediri

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Keindahan alam Gunung Kelud kembali mencuri perhatian. Kali ini, bukan hanya wisatawan yang datang untuk menikmati panorama pegunungan, tetapi juga para pelari dari berbagai daerah yang menjajal tantangan lintasan melalui ajang Kelud Vertical Challenge 2026 (KVC).

Digelar pada Minggu, KVC 2026 menjadi lebih dari sekadar kompetisi olahraga. Event ini sekaligus dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Kediri sebagai panggung untuk memperkenalkan potensi wisata Gunung Kelud kepada masyarakat luas.

Menghadirkan dua kategori perlombaan, yakni 10K Road Run dan 20K Trail Run, para peserta diajak menguji ketahanan fisik sekaligus menyusuri lanskap alam Kelud yang menawarkan pengalaman berlari dengan panorama pegunungan yang memikat.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa menyampaikan bahwa KVC memiliki nilai lebih dari sekadar perlombaan lari. Ajang tersebut menjadi salah satu strategi untuk memperkenalkan keindahan alam dan potensi wisata Gunung Kelud kepada pengunjung dari berbagai daerah.

Dewi pun mengajak para peserta untuk turut menjadi bagian dari promosi wisata Kediri dengan membagikan pengalaman dan pesona Gunung Kelud kepada masyarakat luas.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Kediri juga menyampaikan rencana untuk kembali membuka destinasi wisata air panas di kawasan Gunung Kelud. Rencana tersebut diharapkan dapat menambah daya tarik kawasan wisata sekaligus memberikan lebih banyak pilihan pengalaman bagi wisatawan.

Menurut Dewi, kegiatan olahraga yang dipadukan dengan pariwisata atau sport tourism memiliki peluang besar untuk mendongkrak kunjungan wisatawan. Terlebih, kehadiran peserta dari berbagai wilayah Indonesia dapat membuka ruang promosi yang lebih luas bagi destinasi wisata unggulan Kabupaten Kediri.

“Kegiatan olahraga berbasis wisata seperti KVC berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan. Kehadiran peserta dari berbagai daerah juga diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat di sekitar kawasan wisata,” katanya.

Daya tarik Gunung Kelud rupanya tidak hanya dirasakan peserta dari wilayah Jawa Timur. Sejumlah pelari dari luar daerah juga turut ambil bagian, salah satunya Luluk Utaminingsih yang datang dari Yogyakarta.

Luluk berhasil meraih juara pada kategori perempuan 20K Trail Run. Namun, baginya, pengalaman mengikuti KVC 2026 bukan semata-mata tentang podium dan kemenangan.

Kesempatan menjajal lintasan sekaligus menyaksikan langsung keindahan Gunung Kelud menjadi pengalaman tersendiri yang membekas. Ia mengaku terkesan dengan karakter trek dan panorama alam yang tersaji sepanjang perlombaan.

“Sejauh ini trek di Kelud menurut saya oke, bagus, dan pemandangannya sangat mempesona sekali,” ungkap Luluk.

Antusiasme peserta dari berbagai daerah menjadi gambaran bahwa Gunung Kelud memiliki daya tarik yang dapat dikembangkan melalui perpaduan olahraga dan pariwisata.

Melalui KVC 2026, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap pesona Kelud semakin dikenal luas, kunjungan wisatawan terus tumbuh, dan geliat ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata ikut bergerak.