Bikin Takjub! 1.500 Tumpeng Berjejer di SMPN 1 Kediri, Begini Makna di Balik Perayaan Dies Natalis ke-76

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Pemandangan tak biasa terlihat di halaman SMP Negeri 1 Kota Kediri, Selasa (3/11). Sebanyak 1.500 tumpeng tersaji dalam Festival Seribu Tumpeng yang menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-76 sekolah tersebut. Di balik kemeriahannya, kegiatan ini menyimpan pesan tentang rasa syukur, kebersamaan, serta komitmen mencetak generasi muda berprestasi.

Perayaan yang diikuti siswa, guru, komite sekolah, alumni hingga perwakilan Dinas Pendidikan Kota Kediri itu tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum bertambahnya usia sekolah juga dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen pendidikan dalam mendukung perkembangan dan potensi peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Mandung Sulaksono, mengapresiasi perjalanan SMP Negeri 1 Kediri yang selama ini dikenal sebagai salah satu barometer pendidikan tingkat SMP di Kota Kediri.

Menurut Mandung, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Ia bahkan berharap SMP Negeri 1 Kediri mampu memperluas kiprahnya hingga menjadi salah satu barometer pendidikan di tingkat nasional.

Untuk mencapai target tersebut, ia mendorong sekolah agar tidak berhenti melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran. Strategi pendidikan juga perlu terus dikembangkan agar siswa semakin mudah memahami materi sekaligus memiliki kesempatan mengoptimalkan kemampuan masing-masing.

Mandung turut mengingatkan pentingnya peran guru dalam mengenali karakter dan keistimewaan setiap anak. Pendampingan secara berkelanjutan dinilai menjadi kunci agar potensi siswa dapat ditemukan dan diarahkan menjadi prestasi.

“Jaga, dorong, dan amati keistimewaan anak-anak kita semua. Insyaallah dengan pendampingan Bapak dan Ibu guru secara terus-menerus, keistimewaan masing-masing anak bisa terdeteksi sehingga dapat didorong untuk berprestasi,” pesannya.

Selain menyoroti kualitas pembelajaran, Mandung menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan membutuhkan dukungan berbagai pihak. Sinergi antara sekolah, komite, dan paguyuban orang tua harus terus diperkuat melalui komunikasi yang baik serta kesamaan pandangan.

Kolaborasi tersebut penting untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang siswa.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Kota Kediri, Satriyani Widyawati Rahayu, mengatakan peringatan Dies Natalis ke-76 tahun ini sengaja dikemas secara sederhana, tetapi sarat makna. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama pada pagi hari yang diikuti siswa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing di tempat ibadah yang tersedia.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tasyakuran melalui Festival Seribu Tumpeng. Meski mengusung nama Seribu Tumpeng, jumlah hidangan yang disiapkan dalam perayaan tersebut ternyata mencapai 1.500 tumpeng.

Ribuan tumpeng itu disediakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus sarana mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar sekolah.

“Ini merupakan wujud kebersamaan, dengan menyediakan 1.000 tumpeng untuk 1.000 anak,” ungkap Satriyani.

Tak hanya menghadirkan kegiatan bernuansa religi dan kebersamaan, perayaan Dies Natalis kali ini juga memberikan perhatian besar terhadap pengembangan kreativitas siswa.

Sebelum acara tasyakuran, SMP Negeri 1 Kediri telah menggelar kirab budaya pada 28 Oktober. Selanjutnya, sehari setelah festival tumpeng, sekolah mengadakan Gebyar Seni sebagai wadah bagi siswa untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di berbagai bidang.

Rangkaian perayaan juga dilengkapi bazar murah yang melibatkan organisasi siswa dan alumni. Melalui kegiatan tersebut, sekolah ingin memberikan pengalaman sekaligus ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan kemampuan berorganisasi.

“Tujuan kegiatan ini untuk memberikan ruang kreativitas dan inovasi kepada anak-anak serta meningkatkan prestasi mereka,” ujar Satriyani.

Ia berharap, memasuki usia ke-76 tahun, SMP Negeri 1 Kediri semakin konsisten melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis maupun prestasi, tetapi juga memiliki kekuatan mental dan spiritual.

Dengan bekal tersebut, para siswa diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi muda yang tangguh, berkarakter, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Perayaan Dies Natalis ke-76 akhirnya ditutup dengan makan tumpeng bersama. Momen sederhana tersebut menjadi penutup penuh makna dari seluruh rangkaian kegiatan sekaligus memperkuat ikatan kekeluargaan di lingkungan SMP Negeri 1 Kota Kediri.

Jurnalis: Anisa Fadila