Derby Jatim Sengit di Kanjuruhan: Persik Unggul Duluan, Arema Bangkit dan Tekan Sampai Akhir

✓ Link berhasil disalin

Persik Kediri Tahan Gempuran Arema FC, Derby Jatim di Kanjuruhan Berakhir 1-1

MALANG – Persik Kediri harus bekerja keras untuk membawa pulang satu poin dari Stadion Kanjuruhan setelah bermain imbang 1-1 melawan Arema FC dalam Derby Jawa Timur, Jumat (18/9).

Macan Putih sempat berada di atas angin setelah membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan enam menit. Zanadin Faris melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung pertahanan Arema FC.

Gol cepat tersebut membuat Persik tampil percaya diri. Anak asuh Marcos Reina berupaya mengendalikan permainan lewat penguasaan bola serta kombinasi umpan-umpan pendek.

Persik bahkan sempat terlihat lebih dominan. Namun, Arema FC terus mencari celah melalui kecepatan Marcos Vinicius dan Gabriel Silva di lini serang.

Tekanan Singo Edan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30. Arema FC mendapat hadiah penalti dan Raianderson Da Costa yang ditunjuk sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan baik. Skor berubah menjadi 1-1.

Kedudukan tersebut bertahan hingga turun minum meski kedua tim masih bergantian melancarkan serangan.

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berubah. Arema FC tampil lebih agresif dan memaksa Persik Kediri bermain lebih dalam.

Untuk menambah tekanan, Alfreandra Dewangga dan Samuel Otusanya dimainkan. Keduanya bersama Marcos Vinicius beberapa kali membuat lini belakang Persik berada dalam tekanan.

Persik pun kesulitan mengulang dominasi penguasaan bola seperti pada babak pertama. Macan Putih lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik untuk mencari kesempatan.

Pada menit ke-70, Persik melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Daffa Salman menggantikan Kiko Carneiro. Pergantian tersebut dilakukan untuk memberikan tenaga baru sekaligus menambah kekuatan di sektor pertahanan.

Meski terus ditekan, Persik bukan tanpa peluang. Eduardo Barbosa dan Ernesto Gomez sempat mendapatkan kesempatan melalui skema serangan balik yang berpotensi mengancam gawang Arema.

Memasuki penghujung laga, Arema FC semakin gencar melakukan serangan. Marcos Vinicius bahkan sempat membobol gawang Persik pada menit ke-88.

Namun, gol tersebut tidak disahkan wasit karena Vinicius berada dalam posisi offside.

Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan. Skor 1-1 tetap bertahan.

Persik Kediri akhirnya mengamankan satu poin dari Kanjuruhan. Sempat unggul cepat lewat gol Zanadin Faris, Macan Putih harus bertahan dengan disiplin menghadapi tekanan Arema FC sepanjang babak kedua hingga peluit panjang dibunyikan.

 

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan