NGANJUK – Upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat terus dilakukan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri. Melalui inovasi Pasporia (Paspor Minggu Ceria), masyarakat Nganjuk kini dapat mengakses layanan pembuatan paspor tanpa harus datang langsung ke Kantor Imigrasi Kediri.
Kegiatan pelayanan paspor tersebut digelar di depan Rutan Kelas IIB Nganjuk, bertepatan dengan suasana Car Free Day pada Minggu (12/7/2026). Kehadiran layanan ini menjadi bentuk nyata komitmen Imigrasi dalam menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, serta lebih dekat dengan masyarakat.
Program bertajuk “Imigrasi untuk Rakyat” itu mendapat sambutan positif dari warga. Selain melayani permohonan paspor, petugas juga memberikan berbagai informasi terkait layanan keimigrasian, mulai dari prosedur pembuatan paspor hingga konsultasi mengenai izin tinggal bagi warga negara asing.
Pelayanan Pasporia dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan menyediakan kuota sebanyak 30 permohonan. Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai target, dengan 29 pemohon melakukan pendaftaran melalui aplikasi MPaspor dan satu pemohon lansia berusia di atas 60 tahun memanfaatkan layanan walk-in.
Dari total 30 permohonan yang tersedia, sebanyak 29 pemohon berhasil mendapatkan pelayanan paspor. Sementara itu, satu pemohon tercatat tidak hadir dalam jadwal pelayanan.
Antusiasme warga menunjukkan bahwa inovasi layanan jemput bola seperti Pasporia mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah Nganjuk dan sekitarnya.
Salah satu pemohon, Salsabila, mengungkapkan kepuasannya setelah mengikuti pelayanan Pasporia. Ia menilai proses pengurusan paspor berjalan cepat dengan pelayanan petugas yang ramah dan suasana yang nyaman.
“Saya membuat paspor melalui kegiatan Pasporia yang diadakan oleh Kantor Imigrasi Kediri. Pelayanannya cepat, petugasnya ramah, dan prosesnya sangat nyaman. Kegiatan seperti ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang berasal dari Nganjuk atau luar Kabupaten Nganjuk karena tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi Kediri,” ujar Salsabila.
Menurutnya, kehadiran layanan paspor di tengah kegiatan masyarakat seperti Car Free Day menjadi solusi praktis bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang ke kantor pelayanan.
Pihak Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri menegaskan bahwa kegiatan Pasporia akan terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas pelayanan publik. Inovasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan keimigrasian yang semakin profesional, transparan, dan mudah dijangkau masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan Pasporia selesai pada pukul 10.00 WIB. Pelayanan berlangsung tertib, aman, dan lancar sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.
Melalui berbagai inovasi pelayanan, Kantor Imigrasi Kediri terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan layanan publik yang cepat, humanis, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. (*)



