KEDIRI — Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Kediri resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Munasir Huda terpilih sebagai ketua umum periode 2026–2029 melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Fave Hotel Kediri, Minggu (26/4/2026).
Pemilihan berlangsung secara aklamasi dengan dukungan penuh seluruh pemegang hak suara, mulai dari Pengprov PERPANI Jawa Timur hingga sejumlah klub panahan di Kediri. Forum tersebut juga dihadiri perwakilan KONI Kabupaten Kediri, Dinas Pendidikan, serta jajaran pengurus sebelumnya.
Munasir, yang sebelumnya dikenal sebagai mantan Ketua GP Ansor Kabupaten Kediri, langsung menegaskan arah kepemimpinannya. Ia menargetkan olahraga panahan tidak lagi eksklusif, melainkan semakin dekat dengan masyarakat luas.
Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah memperbanyak jumlah klub panahan. Saat ini, Kabupaten Kediri baru memiliki tiga klub aktif, sehingga perlu ekspansi agar pembinaan atlet lebih merata.
“Pengembangan harus dimulai dari bawah. Dari desa, dari komunitas kecil, sehingga panahan bisa benar-benar membumi,” ujarnya.
Tak hanya itu, Munasir juga menyoroti pentingnya integrasi dengan dunia pendidikan. Ia mendorong kehadiran ekstrakurikuler panahan di sekolah-sekolah sebagai pintu awal menjaring bibit atlet sejak dini.
Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi prioritas. PERPANI Kediri akan fokus menambah jumlah pelatih sekaligus meningkatkan kompetensi mereka demi menciptakan sistem pembinaan yang lebih terstruktur.
“Kami ingin melahirkan lebih banyak atlet berprestasi. Kuncinya ada pada pelatih yang berkualitas dan pembinaan berkelanjutan,” kata Munasir.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga tren positif prestasi panahan Kabupaten Kediri. Dalam beberapa tahun terakhir, cabang olahraga ini menunjukkan performa impresif, termasuk raihan medali emas di Porprov Jawa Timur 2025.
Tak hanya itu, tim panahan Kediri juga sukses meraih posisi runner-up beregu divisi nasional putra dalam kejuaraan di Surabaya, serta menambah koleksi emas di ajang nasional di Malang pada tahun yang sama.
Bahkan pada 2026, Kabupaten Kediri dipercaya menjadi tuan rumah Jatim Archery Series—sebuah momentum strategis untuk memperkuat posisi sebagai salah satu daerah unggulan panahan di Jawa Timur.
Dengan kepengurusan baru, harapan besar kini bertumpu pada Munasir Huda untuk tidak hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga membawa panahan Kediri menembus level yang lebih tinggi di kancah nasional. (*)


