Kediri Berbudaya: Rangkaian Perayaan 1.222 Tahun Digelar Maret hingga Mei 2026

KEDIRI — Kabupaten Kediri bersiap merayakan perjalanan panjang sejarahnya. Memasuki usia 1.222 tahun pada 25 Maret 2026, Pemerintah Kabupaten Kediri bersama berbagai komunitas masyarakat menghadirkan rangkaian kegiatan yang akan berlangsung sejak Maret hingga Mei 2026.

Perayaan tahun ini tidak sekadar seremoni, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan harapan, acara telah dirancang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pasar murah yang digelar pada 2–11 Maret 2026 di sejumlah kecamatan, seperti Kandat, Plosoklaten, Kepung, Semen, Purwoasri, dan Ngasem. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat kurang mampu juga menerima suvenir sebagai bentuk kepedulian sosial.

Suasana Ramadan turut diwarnai kegiatan Bazaar Ramadhan 2026 yang diselenggarakan KADIN Kabupaten Kediri pada 3 Maret 2026. Sementara itu, Dinas Sosial menyalurkan bantuan sembako bagi penyandang disabilitas dan lansia pada 12 Maret 2026.

Warna budaya juga hadir melalui Caka Fest III dan Festival Ogoh-Ogoh Kabupaten Kediri yang digelar oleh PHDI Kabupaten Kediri pada 8 Maret 2026 di Museum Sri Aji Jayabhaya. Festival tersebut menampilkan pameran serta pawai ogoh-ogoh dari berbagai daerah di Kabupaten Kediri, lengkap dengan pertunjukan tari. Kirab ogoh-ogoh juga digelar di sejumlah desa di Kecamatan Tarokan pada 19 Maret 2026.

Kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari perayaan. Dinas Lingkungan Hidup menggelar kampanye pembatasan plastik sekali pakai serta gerakan mudik minim sampah melalui aksi bersih lingkungan di kawasan Kampung Inggris Pare.

Memasuki rangkaian inti peringatan, kegiatan Niti Sowan Harinjing akan menjadi pembuka dengan pagelaran fragmen budaya yang mengangkat sejarah Prasasti Harinjing di titik nol Desa Siman, Kecamatan Kepung.

Momentum kebersamaan lintas agama juga akan diwujudkan melalui Doa Bersama Antar Umat Beragama yang diikuti sekitar seribu umat dari berbagai agama pada 31 Maret 2026 di Convention Hall. Doa tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus harapan bagi masa depan Kabupaten Kediri.

Di bidang kesehatan, Dinas Kesehatan akan menggelar pelayanan kesehatan gratis mulai 25 Maret 2026 di 37 puskesmas se-Kabupaten Kediri. Program ini dilanjutkan kegiatan bakti sosial pemeriksaan dan pengobatan gratis oleh RSUD SLG hingga Mei 2026.

Beragam program pemberdayaan masyarakat juga disiapkan. Dinas P2KBP3A menghadirkan Safari Muyan berupa layanan KB implan dan IUD di Kecamatan Kepung. Selain itu, Kartini Fiesta akan digelar pada April 2026 melalui workshop bagi perempuan dan remaja di Kecamatan Wates dan Ngancar.

Sektor ekonomi dan hobi masyarakat juga mendapat ruang. Dinas Perikanan akan menggelar Kediri Aquatic pada 24–26 April 2026 di Convention Hall, menghadirkan kontes dan pameran ikan hias seperti cupang, guppy, hingga molly.

Sementara itu, Dinas Kominfo menggelar program literasi digital bertajuk “HerTech: Perempuan Berdaya AI” di STIKES Pamenang pada April 2026.

Bagi pelaku usaha, Dinas Kopusmik akan mengadakan pameran produk UMKM pada April hingga Mei 2026 sebagai sarana memperluas pemasaran dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Tidak ketinggalan, kontes ternak yang melibatkan peternak dari 26 kecamatan akan digelar pada 5–6 Mei 2026, menampilkan sapi dan kambing unggulan hasil budidaya terbaik.

Semangat gotong royong masyarakat juga diwujudkan melalui Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat yang diinisiasi Dinas PMPD sepanjang Mei 2026.

Kesempatan kerja bagi masyarakat turut dibuka melalui Job Fair 2026 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja pada 6–7 Mei dengan menghadirkan puluhan perusahaan serta ribuan lowongan pekerjaan.

Kreativitas seni juga akan memeriahkan perayaan melalui pagelaran “Inspiration Art of Tegowangi” pada 9 Mei 2026, yang menampilkan pertunjukan tari, karawitan, sastra, hingga pesta kembang api di kawasan Candi Tegowangi.

Sementara itu, Kediri Half Marathon akan digelar pada 17 Mei 2026 di lokasi unik, yakni Dhoho International Airport. Ajang lari seri ke-5 ini menghadirkan kategori Half Marathon, 10K, 5K, hingga kategori khusus pelajar difabel dan kursi roda.

Semangat perayaan juga hidup di tingkat desa melalui berbagai tradisi budaya, seperti Arak Ketupat di Desa Ngadi, Mojo, Memetri Mbah Donongali atau Festival Kampung Madu di Desa Bringin, Badas, serta lomba takbir keliling di Desa Sambi, Ringinrejo.

Partisipasi komunitas turut menambah semarak peringatan. Komunitas barber akan menggelar Kediri Barber Street pada 4 Mei 2026 di Convention Hall, sementara Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) akan mengadakan Parade Sepeda Tua Nusantara IV di kawasan Candi Tegowangi pada 30–31 Mei 2026.

Disampaikan Mustika Adi Prayitno selaku pejabat baru Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), harapan Bupati akan direalisasikan dalam rangkaian Hari Jadi digelar tahun ini.

“Rangkaian kegiatan ini bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi menjadi ruang bersama untuk mengenang sejarah panjang Kediri, merawat warisan budaya, serta menumbuhkan semangat kebersamaan,” ungkap Mustika

Di balik seluruh kegiatan tersebut, tersimpan harapan agar semangat gotong royong, kreativitas, dan kecintaan terhadap daerah terus tumbuh, mengiringi langkah Kabupaten Kediri menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.

jurnalis : Nanang Priyo Basuki