KEDIRI — Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan guna memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat menjelang arus mudik Idulfitri 1447 H.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, mengatakan perbaikan difokuskan pada penanganan titik-titik jalan berlubang, khususnya pada ruas jalan poros yang menjadi jalur utama pemudik.
“Sesusai instruksi Bupati Kediri, Mas Dhito, jalan-jalan berlubang harus diprioritaskan penanganannya. Targetnya, penanganan ini selesai sebelum H-7 Lebaran,” ujar Irwan, Senin.
Irwan menjelaskan, perbaikan jalan sebenarnya telah dilakukan sejak Januari hingga Februari melalui metode lapen (lapis penetrasi). Namun tingginya intensitas hujan membuat kerusakan jalan muncul lebih cepat dibandingkan proses perbaikan yang dilakukan.
“Setiap hari sebenarnya ada penanganan. Tetapi karena curah hujan masih tinggi, kerusakan jalan juga muncul lebih cepat,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kerusakan jalan tidak terjadi di seluruh ruas, melainkan hanya pada titik-titik tertentu yang umumnya mengalami genangan air akibat kondisi drainase yang kurang baik.
Genangan air tersebut menyebabkan lapisan aspal mudah terkelupas hingga akhirnya menimbulkan lubang di badan jalan.
“Baik jalan aspal maupun jalan cor tidak boleh tergenang air lebih dari enam jam. Jika terlalu lama tergenang, jalan pasti akan rusak,” terangnya.
Untuk mempercepat penanganan, jalan yang mengalami kerusakan ditambal menggunakan lapen maupun hotmix. Prioritas utama diberikan pada ruas jalan poros yang menjadi jalur mudik, di antaranya ruas Gurah–Pagu hingga perbatasan Jombang, ruas Pare–Papar, serta ruas Wates hingga perbatasan Kota Kediri.
“Kami fokus menutup lubang yang kondisinya paling parah. Setelah Lebaran nanti baru dilakukan penanganan secara reguler,” tambah Irwan.
Dalam upaya percepatan tersebut, Dinas PUPR Kabupaten Kediri telah menerjunkan enam tim perbaikan jalan yang disebar di sejumlah titik prioritas.
Selain menambal jalan berlubang, tim juga diminta memperbaiki saluran drainase di sekitar lokasi untuk mencegah kembali terjadinya genangan air yang dapat memicu kerusakan jalan.
“Seperti hari ini dua tim bergerak untuk penanganan ruas Pagu–Bogo dan Badas–Kunjang, kemudian besok dua tim lainnya akan melanjutkan pekerjaan di ruas Bogo–Kunjang dan Badas–Kunjang,” jelasnya.
Berdasarkan data Dinas PUPR Kabupaten Kediri, sejumlah ruas jalan yang telah ditangani antara lain Mojokerep–Purwoasri, Kras–Kanigoro, Sambirejo–Sumberejo, Wates–Plosoklaten, Tertek–Siman, Kranding–Petungroto, Wonosari–Bulupasar, Gurah–Pagu, Karangdinoyo–Puncu, serta Kranggan–Plosoklaten.
Melalui percepatan perbaikan ini, Pemkab Kediri berharap kondisi jalan di wilayahnya dapat lebih aman dan nyaman dilalui masyarakat, terutama saat arus mudik Lebaran yang diperkirakan meningkat dalam waktu dekat. (*)
Bagikan Berita :








