Ruwatan Daulat Budaya Nusantara, Wujudkan Pemilu Damai

Bagikan Berita :

KEDIRI – Bertajuk Daulat Budaya Nusantara, digelar pertunjukan wayang kulit. Bertempat di kawasan Goa Selomangleng bersama seniman Sujiwo Tejo.

Acara ruwatan dikemas dalam pertunjukkan seni budaya, rupanya mampu menghibur ratusan penonton, Rabu (26/9) malam.

Acara ini diprakarsai tiga elemen yaitu Pondok Alam Adat Budaya Nusantara, Indika Energi dan Dunia Santri Community.

Romo Kyai Paox Iben Mudhafar selaku perwakilan tiga elemen dalam sambutannya. Dengan pagelaran wayang kulit ini, menjadi titik lokasi pertama yang rencananya akan digelar pada 9 titik di Indonesia.

Kediri dipilih karena keyakinan bahwa Kediri sebagai titik awal Nusantara.

“Insya Allah nanti ada 9 titik daerah di Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke dengan titik pertama sesuai isyaroh-nya di Kediri,” ucapnya.

Diterangkan Kyai Paox, ruwatan ini digelar dengan alasan. Jika kondisi bumi tidak baik-baik saja. Kemudian mengajak Sujiwo Tejo karena bagian dari keunikan.

“Dalang sakti yang bisa meruwat itu banyak. Kenapa pilihannya Mbah Tejo? ya, karena sakti saja tidak cukup. Harus orang yang punya kegilaan, Ekstra Ordenary yang melampaui batasan,” jelasnya.

Heris Heryanto selaku ketua panitia menyampaikan, tujuan utama merupakan keinginan mereka berbuat baik terhadap NKRI.

Dengan kegiatan ini, meminta doa restu kepada masyarakat, untuk damai mengingat sebentar lagi tahun politik.

“Meminta restu kepada semua masyarakat, terjadi suatu harmonisasi. Tidak lepas dari hajat Pemilu 2024 yang harus senantiasa aman dan damai,” tegasnya

jurnalis : Oktavian Yogi Pratama
editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :