KEDIRI – Estafet kepemimpinan di lingkungan TNI kembali bergulir. Jabatan Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 521/Dadaha Yodha resmi diserahterimakan dari Letkol Inf. Rahadyan Surya Murdata kepada Letkol Inf. Dimas Edhie Furqoni. Dalam momentum tersebut, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan pentingnya menjaga sinergi antara TNI dan pemerintah daerah demi menciptakan keamanan serta kondusivitas Kota Kediri.
Prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) sekaligus lepas sambut Komandan Yonif 521/Dadaha Yodha berlangsung di Markas Komando (Mako) Yonif 521, Sabtu (31/10/2026). Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati hadir untuk memberikan penghormatan kepada pejabat lama sekaligus menyambut komandan yang baru.
Dalam sambutannya, Vinanda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Letkol Inf. Rahadyan Surya Murdata beserta keluarga atas dedikasi, pengabdian, serta kolaborasi yang telah terjalin selama bertugas di Kota Kediri.
Ia berharap, meskipun Rahadyan akan melanjutkan pengabdian di tempat yang baru, hubungan kekeluargaan dan silaturahmi yang selama ini terbangun tetap terpelihara.
Menurut Vinanda, keberadaan Yonif 521/Dadaha Yodha memiliki arti penting bagi masyarakat Kota Kediri. Tidak hanya menjalankan tugas sebagai satuan TNI, Yonif 521 juga telah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat setempat.
“Bagi kami, kehadiran Yonif 521/Dadaha Yodha bukan hanya sebagai satuan TNI yang bertugas di Kota Kediri, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Kota Kediri. Semoga amanah di tempat yang baru membawa kebaikan dan kesuksesan bagi Bapak beserta keluarga,” ujarnya.
Kepada komandan yang baru, Letkol Inf. Dimas Edhie Furqoni, Vinanda menyampaikan ucapan selamat datang di Kota Kediri. Ia berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat kerja sama lintas sektor, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas daerah.
Vinanda menegaskan bahwa menjaga Kota Kediri tetap aman dan kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk jajaran TNI.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menjaga Kota Kediri agar tetap aman, tenteram, dan kondusif. Diperlukan kebersamaan dan dukungan dari semua pihak, termasuk keluarga besar TNI. Karena itu, mari terus menjaga sinergi yang telah terbangun,” tegasnya.
Dalam pergantian kepemimpinan tersebut, Letkol Inf. Rahadyan Surya Murdata mengakhiri masa tugasnya setelah kurang lebih 2 tahun 10 bulan memimpin Yonif 521/Dadaha Yodha. Selanjutnya, ia mendapat amanah baru sebagai Komandan Kodim 0812/Lamongan.
Sementara itu, Letkol Inf. Dimas Edhie Furqoni dipercaya melanjutkan kepemimpinan satuan tersebut setelah sebelumnya bertugas di Divisi 3 Kostrad.
Momen lepas sambut berlangsung penuh keakraban. Dalam sambutan perpisahannya, Rahadyan menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, seluruh prajurit Yonif 521/Dadaha Yodha, anggota Persit, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjabat sebagai komandan.
Ia mengakui bahwa keberhasilan dalam menjalankan tugas tidak terlepas dari kerja sama dan kontribusi berbagai pihak. Rahadyan juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama bertugas terdapat perkataan maupun tindakan yang kurang berkenan.
“Keberhasilan saya dalam menjalankan tugas ini tidak lepas dari kerja sama dan dukungan semua pihak. Saya juga memohon maaf apabila selama bertugas ada perkataan maupun perilaku yang kurang berkenan,” ungkapnya.
Meski harus meninggalkan Kota Kediri untuk menjalankan tugas baru, Rahadyan mengaku masih memiliki ikatan emosional dengan kota tersebut. Bahkan, ia memastikan akan tetap berkunjung ke Kediri karena putra pertamanya masih ingin melanjutkan pendidikan di kota ini.
Ia pun memohon doa restu agar dapat menjalankan amanah sebagai Komandan Kodim 0812/Lamongan dengan baik. Di sisi lain, dirinya berharap persaudaraan dan komunikasi yang telah terjalin selama bertugas di Kediri tidak terputus.
“Kami pasti akan sering mampir ke Kediri, karena Kediri memang Ngangeni,” tuturnya.
Di sisi lain, komandan baru Yonif 521/Dadaha Yodha, Letkol Inf. Dimas Edhie Furqoni, menyampaikan penghargaan kepada pendahulunya atas berbagai capaian dan fondasi yang telah dibangun selama memimpin satuan tersebut.
Menurut Dimas, berbagai hal positif yang telah dirintis oleh Rahadyan akan menjadi modal penting dalam melanjutkan kepemimpinan serta pengabdian Yonif 521/Dadaha Yodha.
Ia juga meminta dukungan dan doa restu dari seluruh pihak agar dapat menjalankan tanggung jawab barunya secara maksimal.
Terlebih, Yonif 521/Dadaha Yodha dijadwalkan kembali melaksanakan penugasan ke Papua pada Mei 2027 mendatang. Karena itu, Dimas berharap seluruh tradisi baik satuan, khususnya keselamatan prajurit selama menjalankan tugas, dapat terus dipertahankan.
“Kami mohon doa restu agar dapat melanjutkan apa yang telah dibangun sebelumnya dan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Terlebih, pada Mei 2027 mendatang kami dijadwalkan kembali melaksanakan penugasan ke Papua. Kami berharap tradisi yang telah dibangun, yakni berangkat dengan selamat dan kembali dalam keadaan utuh, dapat terus kami jaga dan lanjutkan,” ungkapnya.
Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian selama memimpin Yonif 521/Dadaha Yodha, acara tersebut juga diisi dengan penyerahan cinderamata kepada Letkol Inf. Rahadyan Surya Murdata beserta istri.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi penanda berlanjutnya estafet pengabdian di Yonif 521/Dadaha Yodha, sekaligus harapan agar sinergi antara TNI, Pemerintah Kota Kediri, dan masyarakat tetap terjaga demi keamanan serta kemajuan daerah.



