Ayah Wali Kota Kediri Terseret Isu Pemeriksaan Propam Mabes Polri, Abah Jono : Sebatas Klarifikasi, Jangan Terlalu Dibesarkan

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Kabar mengenai pemeriksaan AKBP Edy Herwiyanto di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri turut menyeret sejumlah nama ke pusaran perhatian publik. Salah satunya Sudjono Teguh Widjaja, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri yang akrab disapa Abah Jono, sekaligus ayah Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.

Nama Abah Jono disebut-sebut turut dihadirkan ke Jakarta untuk dimintai keterangan terkait persoalan yang tengah menjadi sorotan tersebut. Namun, kabar itu dengan tegas dibantah olehnya.

Abah Jono menjelaskan, keberadaannya di Jakarta bukan untuk memenuhi panggilan pemeriksaan aparat kepolisian. Ia mengaku datang atas undangan partai politik serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan pertemuan pribadi dengan Muhammad Sarmuji, yang kini menjabat Menteri Perindustrian setelah dilantik pada 1 Oktober.

“ Kabar itu tidak benar. Saya bertemu secara pribadi dengan Pak Sekjen yang sekarang menjabat Menteri Perindustrian. Kemudian hari ini menghadiri undangan partai, terkait program bantuan sosial yang akan digelontorkan Partai Golkar untuk seluruh Indonesia,” jelasnya.

Di tengah simpang siur informasi yang berkembang, persoalan yang melibatkan AKBP Edy Herwiyanto juga perlu ditempatkan secara proporsional. Berdasarkan informasi dari sejumlah sumber, baik dari lingkungan penyidik Mabes Polri maupun orang dekat yang bersangkutan, proses yang berlangsung disebut masih sebatas klarifikasi atas adanya pengaduan masyarakat.

Dengan demikian, kabar yang beredar seolah-olah Edy telah ditangkap dan kemudian ditahan tidak sesuai dengan informasi yang diperoleh dari sumber-sumber tersebut.

Abah Jono pun menyampaikan hal senada. Sepengetahuannya, persoalan tersebut masih berada pada tahap klarifikasi, bukan penangkapan maupun penahanan sebagaimana kabar yang berkembang.

“Tidak benar kabar itu, jangan terlalu dibesarkan. Apalagi Mbak Wali merupakan kader terbaik Partai Golkar. Sebatas klarifikasi atas aduan masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, di tengah derasnya kabar yang menjadi perhatian publik, aktivitas pemerintahan di Kota Kediri tetap berjalan seperti biasa. Wali Kota Vinanda Prameswati masih menjalankan tugas kepemimpinannya dari Balai Kota Kediri.

Pada Jumat pagi, Vinanda bahkan turut melepas ratusan atlet yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda). Dalam agenda tersebut, ia didampingi Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus.

Di tengah berbagai isu yang berkembang, klarifikasi dari pihak-pihak terkait menjadi penting agar informasi yang beredar tidak berkembang menjadi kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

 

jurnalis : Nanang Priyo Basuki