Derby Jawa Timur Berakhir Tragis: Persik Dibantai Bajul Ijo di Gelora Bung Tomo

SURABAYA — Derby Jawa Timur musim ini berubah menjadi mimpi buruk bagi Persik Kediri. Macan Putih babak belur setelah ditaklukkan Persebaya Surabaya dengan skor telak 5-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu sore (23/05). Kekalahan ini sekaligus menutup musim Persik dengan catatan yang pahit.

Dari awal pertandingan, Persebaya tampil agresif dan mendikte permainan, membuat Persik kesulitan menembus pertahanan ketat Bajul Ijo. Gol pembuka lahir dari Malik Risaldi yang memanfaatkan umpan matang Bruno Moreira, bola sempat membentur Rendy Sanjaya sebelum mengecoh kiper Husna Al Malik.

Upaya Persik memperbaiki keadaan tidak membuahkan hasil. Pergantian pemain Rodrigo Dias digantikan Yandi Sofyan di menit ke-27 tidak mampu menghentikan laju serangan Persebaya. Peluang emas pun hanya menimpa mistar gawang lewat tendangan Hamra Hehanusa, sebelum Bruno Moreira menambah gol kedua menjelang akhir babak pertama.

Babak kedua berlangsung lebih tragis bagi Persik. Novri Setiawan masuk menggantikan Vava Mario Yagalo, tapi Persebaya justru semakin efektif mengancam lewat serangan balik cepat. Petaka terjadi di menit ke-65 saat Gustavo Fernandes menanduk bola sepak pojok Gali Freitas, membawa tuan rumah unggul 3-0.

Dominasi Persebaya berlanjut hingga menit ke-80 melalui tembakan keras Bruno Paraiba dari luar kotak penalti, dan ditutup dengan gol kedua Bruno Moreira di menit ke-89. Skor akhir 5-0 menegaskan rapuhnya lini pertahanan Persik sepanjang musim.

Dengan catatan 11 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 17 kekalahan, Persik menutup kompetisi di posisi 12 klasemen, menjadi tim ketiga dengan kebobolan terbanyak: 61 gol. Derby Jawa Timur musim ini menjadi pengingat pahit bagi Macan Putih dan Persikmania.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan