Klarifikasi Resmi! Melalui Aliansi Warga Terate, PT Kediri Panjalu Jayati Mohon Maaf atas Pemberitaan yang Memicu Keresahan Publik

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Di tengah sorotan publik terhadap pemberitaan yang memicu polemik di masyarakat, PT Kediri Panjalu Jayati melalui laman kediritangguh.co menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh warga, khususnya masyarakat Kediri Raya.

Permintaan maaf tersebut disampaikan menyusul pemberitaan yang berkaitan dengan kegiatan peliputan di Desa Maron, Kecamatan Banyakan, yang dinilai telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Dalam pernyataan resminya, Direktur PT Kediri Panjalu Jayati, Nanang Priyo Basuki menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf melalui Aliansi Warga Terate atas dampak yang ditimbulkan dari pemberitaan tersebut dan berharap situasi di tengah masyarakat dapat kembali kondusif.

“Kami atas nama PT Kediri Panjalu Jayati/kediritangguh.co menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh warga, khususnya di Kediri Raya, atas pemberitaan yang telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat terkait kegiatan peliputan di Desa Maron, Kecamatan Banyakan.”

Perusahaan juga menegaskan bahwa permintaan maaf tersebut disampaikan secara sukarela dan bukan karena adanya tekanan ataupun paksaan dari pihak mana pun.

“Demikian permintaan maaf ini kami sampaikan tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun.”

Pernyataan tersebut menjadi bentuk tanggung jawab moral sekaligus komitmen perusahaan untuk menjaga kepercayaan publik serta mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kediri Raya.