KEDIRI – Suasana berbeda mulai terasa di kawasan GOR Jayabaya. Menjelang perayaan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri, arena olahraga tersebut perlahan bertransformasi menjadi panggung besar yang akan menjadi saksi dua agenda bergengsi berskala regional hingga nasional.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Bambang Priambodo, turun langsung memastikan kesiapan venue pada Rabu (8/7). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas siap menyambut ribuan peserta dan pengunjung yang akan hadir dalam dua acara besar.
Dua agenda yang menjadi sorotan yakni Jamda II RX King Se-Jawa Timur Regional II yang berlangsung pada 11–12 Juli, serta Jambore Nasional Volkswagen (VW) se-Indonesia pada 25 Juli yang akan semakin meriah dengan kehadiran konser musik dari penyanyi kenamaan Ari Lasso.
Bagi Kota Kediri, dua kegiatan tersebut bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk membuka pintu lebih lebar bagi wisatawan dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
“Jamda II RX King akan menghadirkan komunitas RX King dari berbagai daerah di Jawa Timur, bahkan tamu kehormatan dari sejumlah wilayah di Indonesia,” ujar Bambang disela peninjauan, Rabu (08/07).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut nantinya juga akan menghadirkan hiburan orkes Monata serta menyediakan area khusus bagi komunitas RX King untuk melakukan aktivitas blayer tanpa mengganggu pengguna jalan umum.
Menurutnya, konsep tersebut dihadirkan agar komunitas otomotif tetap dapat berekspresi dengan aman, nyaman, sekaligus memberikan ruang positif bagi para pecinta kendaraan klasik.
Venue Dipoles, Kenyamanan Pengunjung Jadi Prioritas
Dalam pengecekan lapangan, Abah BP sapaan akrabnya bersama jajaran Disbudparpora memastikan berbagai aspek pendukung telah dipersiapkan. Mulai dari kondisi lahan, area parkir, fasilitas kamar mandi, penerangan, hingga infrastruktur penunjang lainnya menjadi perhatian utama.
Abah BP menyebut secara umum kesiapan venue sudah berjalan dengan baik. Meski demikian, sejumlah penyempurnaan masih terus dilakukan agar kawasan GOR Jayabaya benar-benar siap menjadi tuan rumah dua agenda besar tersebut.
Salah satu pekerjaan yang masih dikebut yakni pematangan lahan menggunakan alat berat. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi area tetap nyaman dan aman ketika ribuan peserta mulai berdatangan.
“Masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Kami terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana agar venue siap digunakan serta masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman,” katanya.
Kolaborasi Lintas Instansi Demi Suksesnya Perayaan Kota Kediri
Tidak hanya fokus pada kesiapan lokasi, Disbudparpora Kota Kediri juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak terkait.
Serangkaian rapat teknis digelar untuk memastikan kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari aspek keamanan, pelayanan, fasilitas umum, hingga kelancaran acara dapat terpenuhi.
Abah BP berharap seluruh rangkaian Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri dapat berjalan sukses dan meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat maupun para tamu yang datang.
“Kami menargetkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses, meriah, aman, tertib, dan tentunya bisa dinikmati seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Usai melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Abah BP bersama jajaran kemudian melanjutkan rapat evaluasi untuk membahas hasil pengecekan sekaligus mematangkan persiapan teknis menjelang pelaksanaan dua agenda besar tersebut.
Dengan berbagai persiapan yang terus dikebut, GOR Jayabaya kini bersiap menjadi pusat denyut perayaan Kota Kediri. Dari deru mesin RX King hingga lantunan musik di panggung hiburan, Juli ini Kota Kediri diprediksi akan menjadi magnet baru bagi masyarakat dan wisatawan dari berbagai daerah.
Jurnalis: Navima Aulya Sava



