foto : pengamat sepak bola

Persik Kediri Terancam Turun Kasta, Dihajar PSM Makasar 3 – 1

Bagikan Berita :

KEDIRI — Persik Kediri harus menelan kekalahan pahit setelah takluk 1-3 dari PSM Makassar dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora B.J. Habibie, Kamis (23/4) sore. Hasil ini memperburuk posisi Macan Putih yang kini hanya berjarak enam poin dari zona degradasi.

Sejak awal pertandingan, Persik tampil di bawah tekanan. Dominasi permainan justru dipegang PSM Makassar, membuat tim tamu kesulitan mengembangkan pola serangan.

Pelatih Persik, Marcos Reina, mencoba melakukan perubahan dengan mencadangkan Jon Toral dan memasang Rodrigo Dias bersama Jose Enrique. Namun, strategi tersebut belum mampu mengangkat performa tim.

Serangan Persik terkesan mudah terbaca dengan bertumpu pada sisi kiri melalui Ernesto Gomes dan Adrian Luna. Di sisi lain, PSM tampil lebih variatif dan agresif, terutama lewat pergerakan Daisuke Sakai yang kerap merepotkan lini pertahanan Persik.

Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-37 melalui eksekusi penalti Yuran Fernandes, yang membawa PSM unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, dominasi PSM berlanjut. Tim tuan rumah berhasil menggandakan keunggulan lewat gol Sheriddin Boboev pada menit ke-60.

Persik mencoba merespons dengan memasukkan Bayu Otto menggantikan Telmo Castanheira. Perubahan ini sempat meningkatkan intensitas serangan, namun sejumlah peluang dari Adrian Luna dan Jose Enrique masih mampu digagalkan kiper PSM, Hilmansyah. Bahkan, peluang emas Rendy Sanjaya hanya membentur tiang gawang.

Harapan Persik sempat muncul setelah Ernesto Gomes memperkecil ketertinggalan lewat penalti pada menit ke-85, usai dilanggar Victor Luis.

Namun, saat momentum mulai berpihak, Persik kembali lengah. Serangan balik cepat PSM di penghujung laga berhasil dituntaskan Luka Cimic untuk memastikan kemenangan 3-1 bagi tuan rumah.

Kekalahan ini membuat posisi Persik semakin rawan. Dengan selisih hanya enam poin dari zona degradasi dan lima laga tersisa, tekanan kini kian besar bagi Macan Putih untuk segera bangkit.

Jika tidak segera menemukan konsistensi, ancaman turun kasta menjadi bayang-bayang nyata di penghujung musim.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan
Bagikan Berita :