KEDIRI – Tahun 2025 tercatat sebagai momentum emas bagi dunia olahraga Kota Kediri. Untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir, prestasi kontingen Kota Kediri mencapai puncak tertinggi. Pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur IX di Malang Raya, Kota Kediri sukses mengoleksi 175 medali dan menempati peringkat keempat klasemen akhir—sebuah capaian yang belum pernah terlampaui sejak 2015.
Data historis menunjukkan grafik prestasi olahraga Kota Kediri terus menanjak secara konsisten. Pada Porprov Jatim V 2015 di Banyuwangi, kontingen Kota Kediri meraih 114 medali. Empat tahun berselang, perolehan melonjak tajam menjadi 153 medali pada Porprov Jatim VI 2019 di Bojonegoro. Meski sempat mengalami fluktuasi pada Porprov Jatim VII 2022 di Jember dengan 137 medali, tren positif kembali menguat di Porprov Jatim VIII 2023 Sidoarjo melalui raihan 149 medali.
Puncak prestasi tersebut akhirnya terwujud pada Porprov Jatim IX 2025. Dari total 175 medali yang diraih, 69 di antaranya merupakan emas, disusul 53 perak dan 53 perunggu—menjadikannya capaian terbaik Kota Kediri sepanjang sepuluh tahun terakhir.
Ketua Umum KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang terencana, terukur, dan berkelanjutan.
“Capaian tahun 2025 menjadi bukti bahwa perencanaan, kerja keras, dan evaluasi yang konsisten mampu menghasilkan prestasi maksimal,” ujarnya.
Koko menambahkan, tantangan ke depan akan semakin berat setelah ditetapkannya Surabaya sebagai tuan rumah Porprov Jatim X 2027. Selama hampir dua dekade penyelenggaraan Porprov, Surabaya dikenal konsisten mendominasi gelar juara umum.
“Tantangan ini harus menjadi pemantik semangat bagi seluruh cabang olahraga untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan daya saing,” imbuhnya.
Ia juga berharap dukungan penuh Pemerintah Kota Kediri dan masyarakat agar prestasi olahraga tidak hanya berhenti di tingkat regional, tetapi mampu menembus level nasional hingga internasional.
Prestasi Sejalan dengan Program Sport Tourism
Sementara itu, Humas KONI Kota Kediri, Rino Hayyu Setyo, menyampaikan bahwa capaian prestasi tahun 2025 akan menjadi fondasi penting dalam mendukung program Sport Tourism yang digagas Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.
“Selain prestasi, mulai 2026 kami akan mendorong penyelenggaraan kejuaraan regional dan nasional sebagai bagian dari Sport Tourism,” jelas Rino.
Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga sarana promosi daerah dan penggerak ekonomi masyarakat.
Capaian Strategis KONI Kota Kediri 2025
Sepanjang 2025, KONI Kota Kediri juga mencatat sejumlah capaian strategis, antara lain:
-
Peringkat keempat Porprov Jatim IX 2025 Malang Raya.
-
Pelunasan bonus atlet dan pelatih senilai Rp6,433 miliar.
-
Kenaikan signifikan bonus medali dibanding Porprov sebelumnya.
-
Peningkatan uang transport atlet dan pelatih Puslatkot.
-
Transformasi sistem pembayaran dari tunai ke transfer rekening.
-
Program Puslatkot 14 bulan sebagai persiapan Porprov.
-
Dinobatkan KONI Jatim sebagai kontingen paling efektif dan efisien.
-
Penghargaan Jawa Pos Radar Kediri Award 2025 untuk transformasi institusi berkelanjutan.
Capaian tersebut menegaskan bahwa 2025 bukan sekadar tahun prestasi, melainkan tonggak penting kebangkitan olahraga Kota Kediri sekaligus pijakan kuat untuk menatap Porprov Jatim X 2027 dengan target yang lebih tinggi dan strategi yang semakin matang.
Bagikan Berita :








