KEDIRI — Temuan bakteri Escherichia coli (E. coli) muncul dalam pemeriksaan sampel makanan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi sejumlah siswa di Kota Kediri, Jawa Timur.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri menemukan bakteri E. coli pada sampel nasi putih dan buah melon. Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit.
Plt Kepala Dinkes Kota Kediri, dr. Hamida, Sp.P., membenarkan adanya temuan tersebut saat dikonfirmasi pada Senin (21/9).
“Diketemukan kuman E. coli di sampel nasi dan buah melon,” ujar dr. Hamida.
Sebelumnya, sebanyak 15 siswa sempat menjalani perawatan di RSUD Gambiran setelah mengalami keluhan kesehatan usai mengonsumsi menu MBG.
Dari jumlah tersebut, kondisi sebagian besar siswa telah membaik. Hingga Senin (21/9), sebanyak 14 siswa sudah diperbolehkan pulang, sementara satu siswa masih menjalani perawatan.
Sementara Humas RSUD Gambiran Kediri, Nitra Sari, mengatakan kondisi siswa yang masih dirawat terus menunjukkan perkembangan positif.
“Tinggal satu yang kami rawat, perkembangannya bagus,” kata Nitra.
Adapun sampel makanan yang diperiksa Dinkes Kota Kediri terdiri atas ayam, sayur, edamame, nasi putih, dan buah melon. Dari sejumlah sampel tersebut, bakteri E. coli ditemukan pada nasi putih dan melon.
Kejadian ini melibatkan siswa SDN Kampungdalem 3 dan 4 serta SDN Kaliombo. Para siswa diketahui mengonsumsi menu MBG yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kaliombo.
Temuan E. coli pada sampel nasi dan melon menjadi bagian penting dalam pemeriksaan untuk mengurai penyebab kejadian yang membuat sejumlah siswa harus mendapatkan perawatan medis.
Hingga Senin (21/9), satu siswa masih menjalani perawatan di RSUD Gambiran, sedangkan 14 siswa lainnya telah diperbolehkan kembali ke rumah.
Jurnalis: Anisa Fadila



