KEDIRI – Di tengah derasnya perkembangan industri konstruksi, Mapan Expo 2026 tak hanya menjadi etalase produk, tetapi juga ruang berbagi pengetahuan tentang masa depan pembangunan. Melalui seminar yang digelar di halaman Balai Kota Kediri, Jumat (3/7), para pelaku konstruksi diajak mengenal inovasi material bangunan berbasis produk dalam negeri yang telah memenuhi standar nasional hingga internasional.
Puluhan peserta yang berasal dari kalangan kontraktor, pelaku usaha konstruksi, hingga instansi pemerintah tampak antusias mengikuti paparan teknologi dan produk terbaru dari Trilliun Group serta Grand Elephant. Seminar tersebut menghadirkan berbagai solusi konstruksi yang tidak hanya mengedepankan efisiensi, tetapi juga mendukung konsep pembangunan berkelanjutan melalui produk bersertifikat Green Label.
Perwakilan Trilliun Group, Kelvin Andriawan, menjelaskan bahwa perusahaan menghadirkan konsep one stop shopping solution untuk memenuhi seluruh kebutuhan sanitasi bangunan. Produk yang ditawarkan meliputi pipa, plumbing fitting, keran, kloset, wastafel, hingga beragam perlengkapan sanitasi lainnya.
“Seluruh kebutuhan sanitasi tersedia dalam satu tempat. Produk kami juga merupakan hasil karya anak bangsa dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang tinggi,” ujar Kelvin.
Ia menambahkan, berbagai produk Trilliun telah mengantongi sejumlah sertifikasi, mulai dari ISO 9001, ISO 14001, SNI, Green Label, hingga sertifikasi internasional untuk beberapa jenis produk. Berkat kualitas tersebut, produk Trilliun telah digunakan pada sejumlah proyek strategis nasional, seperti Tol IKN, Tol Kediri, hingga Bandara Dhoho Kediri.
Menurut Kelvin, pelaksanaan Mapan Expo telah berjalan dengan baik. Meski demikian, ia berharap promosi kegiatan pada penyelenggaraan berikutnya dapat diperluas sehingga mampu menjangkau peserta dan pengunjung dari berbagai wilayah di Jawa Timur bahkan provinsi lain.
Selain menghadirkan inovasi di sektor sanitasi, seminar juga memperkenalkan teknologi material bangunan modern melalui Grand Elephant. Technical Support Grand Elephant, Tandia Yusuf, memaparkan berbagai produk unggulan perusahaan, di antaranya bata ringan, panel lantai, panel dinding, semen mortar, beton instan, hingga perekat keramik.
Ia menyebut panel lantai menjadi salah satu produk yang paling diminati karena mampu meningkatkan efisiensi proses pembangunan.
“Panel lantai memiliki proses pemasangan yang lebih cepat, membantu menekan biaya konstruksi, sekaligus mengurangi beban struktur karena bobot materialnya lebih ringan,” jelas Tandia.
Menurutnya, seluruh produk Grand Elephant telah memenuhi standar SNI, Green Label, dan TKDN. Meski diproduksi di dalam negeri, pengembangan teknologinya mengacu pada referensi dari Jerman dan kini telah diterapkan di berbagai proyek pembangunan di Indonesia.
Materi yang disampaikan dalam seminar mendapat respons positif dari para peserta. Salah satunya Al, peserta dari CV Setiawan, yang mengaku memperoleh wawasan baru mengenai teknologi panel lantai dan panel dinding yang selama ini masih belum banyak dikenal di Kediri.
“Dengan adanya seminar ini, masyarakat menjadi lebih mengetahui perkembangan teknologi konstruksi dan mendapat edukasi yang bermanfaat,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar agar pemahaman masyarakat terhadap penggunaan material bangunan yang lebih efisien, inovatif, dan ramah lingkungan semakin meningkat.
Jurnalis: Anisa Fadila



