KEDIRI – LSM Metro Manggala Cakra Buana Sakti menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Selasa (18/11) pagi. Massa membentangkan spanduk besar bertuliskan “Pecat Kepala Dinas”, yang secara langsung ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, M.Pd.
Dalam orasinya, para demonstran menuntut dihentikannya dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang disebut telah berlangsung sejak lama, termasuk pungutan terkait kegiatan wisuda dan study tour di lingkungan sekolah.
Direktur LSM Metro Manggala Cakra Buana Sakti, Absar, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk protes atas dugaan pungli dan praktik korupsi yang dinilai sudah mengakar di tubuh Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.
“Kasus ini sebenarnya sudah lama terjadi. Karena belum pernah diungkap, kami ingin menyampaikan secara terbuka bahwa pungli di Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri sudah sangat akut,” tegasnya.
Tidak ada satu pun perwakilan Dinas Pendidikan yang datang menemui massa. Akhirnya, para peserta aksi bergerak menuju Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri. Mereka diterima oleh Kasi Intelijen Iwan Nuzuardhi, yang mewakili Korps Adhyaksa.
“Benar, ini terkait Dinas Pendidikan. Informasi yang disampaikan akan kami pelajari terlebih dahulu,” ujar Iwan Nuzuardhi.
Sementara itu, Dinas Pendidikan melalui Sulis, Kasubag Umum Kepegawaian, menjelaskan ketidakhadiran Kepala Dinas. Menurutnya, Muhsin sedang menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Pertemuan Dewan BKAD pada waktu bersamaan.









