KEDIRI — Kasus kematian seorang anak di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, memicu keprihatinan publik. Bocah laki-laki berinisial NIZ, sekitar 5 tahun, ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan.
Peristiwa ini terungkap pada Rabu (15/4) petang, setelah laporan warga diterima aparat kepolisian. Petugas dari Polres Kediri Kota segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi korban.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka memar pada tubuh korban, terutama di bagian kepala—tepatnya di sekitar mata kanan—serta pada area dada dan perut. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia.
Salah satu warga sekitar, Ririn, mengaku mengetahui kejadian tersebut selepas waktu Magrib. Ia menyebut seluruh penghuni rumah langsung diamankan polisi untuk dimintai keterangan.
“Semua dibawa ke polres. Saya tahunya setelah Magrib, korban sepertinya sudah meninggal. Di rumah itu ada enam orang, termasuk ayah tiri, ibu, nenek, dan tiga anak,” ujarnya.
Tak hanya itu, Ririn juga mengungkap dugaan kekerasan terhadap anak lain di rumah tersebut. Ia mengaku melihat seorang anak perempuan dengan luka yang diduga akibat perlakuan tidak wajar.
“Ada anak perempuan juga, terlihat luka seperti bekas puntung rokok di tubuhnya,” tambahnya.
Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata, membenarkan penanganan kasus tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami kronologi kejadian secara menyeluruh.
“Untuk kronologi belum bisa disampaikan karena masih dalam proses penyelidikan. Kami menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian,” jelasnya.
Polisi menerima laporan sekitar pukul 16.30 WIB dan langsung bergerak ke lokasi. Jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian.
“Korban sudah kami bawa ke RS Bhayangkara. Hasil autopsi diharapkan segera keluar,” imbuhnya.
Sejauh ini, sejumlah anggota keluarga korban masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kediri Kota. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari para saksi guna mengungkap secara terang peristiwa tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan serius, mengingat adanya indikasi kekerasan terhadap anak yang berujung kematian. Aparat kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan tuntas sesuai ketentuan yang berlaku.









