Bukan Sekadar Berpartisipasi! Mas Dhito Bidik Kabupaten Kediri Tembus 5 Besar Porprov Jatim 2029

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Ambisi besar tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk mengangkat prestasi olahraga daerah ke level yang lebih tinggi. Tak sekadar memperbaiki posisi klasemen, Kabupaten Kediri kini membidik tempat di jajaran lima besar Jawa Timur pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2029.

Namun, sebelum mimpi besar itu diwujudkan, perjuangan menuju podium prestasi akan dimulai dari Porprov Jatim X 2027. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri mempersiapkan atlet secara serius, terukur, dan berkelanjutan.

Bagi pria yang akrab disapa Mas Dhito tersebut, prestasi olahraga bukan sesuatu yang bisa diraih dalam semalam. Dibutuhkan proses panjang, pembinaan konsisten, serta kesiapan atlet yang benar-benar matang agar mampu bersaing dengan daerah lain.

Capaian Porprov 2025 yang menempatkan Kabupaten Kediri di peringkat ke-11 menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk melangkah lebih jauh.

“Untuk 2027 kita lihat, kemarin di Porprov 2025 peringkat 11 apakah memungkinkan nanti masuk 10 besar. Tentunya ini akan menjadi bahan evaluasi untuk KONI termasuk cabor,” katanya, Senin (2/11).

Mas Dhito menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kediri selama ini berkomitmen mendukung perkembangan olahraga dan pembinaan atlet. Dukungan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui fasilitas pembinaan, tetapi juga pemberian apresiasi kepada atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah.

“Kami di pemerintah kabupaten untuk memberikan apresiasi kepada para atlet itu bagi saya nggak kurang-kurang. Dan tidak ada ceritanya keterlambatan dalam memberikan apresiasi,” ungkapnya.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah harus berjalan beriringan dengan keseriusan KONI, pelatih, dan seluruh cabang olahraga dalam mempersiapkan atlet. Sinergi tersebut diyakini menjadi salah satu kunci untuk mendongkrak posisi Kabupaten Kediri di klasemen Porprov.

Lebih jauh, Mas Dhito bahkan telah memasang target yang lebih ambisius untuk Porprov 2029. Ia berharap Kabupaten Kediri mampu menembus lima besar Jawa Timur, terlebih jika daerah tersebut nantinya dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi itu.

“Maka target Porprov 2029 tidak ada kata lain selain lima besar,” tegasnya.

Tinggalkan Persiapan Instan, KONI Mulai Program Jangka Panjang

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan strategi pembinaan untuk mendongkrak prestasi atlet pada Porprov 2027.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjalankan program Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) jangka panjang. Program ini menjadi pendekatan baru dibandingkan pola pembinaan sebelumnya yang umumnya baru dimulai dua hingga tiga bulan menjelang pelaksanaan Porprov.

Kali ini, pembinaan telah dimulai sejak Juli 2026 atau sekitar satu tahun sebelum kompetisi berlangsung.

Pada tahap pertama, KONI memprioritaskan atlet yang sebelumnya berhasil meraih medali emas dan perak. Mereka dipersiapkan lebih awal agar memiliki waktu cukup untuk meningkatkan kemampuan, memperkuat fisik, serta mematangkan strategi pertandingan.

Pembinaan tidak berhenti di situ. Tahap kedua Puslatkab dijadwalkan berlangsung mulai Januari 2027 dengan memperluas penjaringan kepada atlet peraih medali perunggu, termasuk atlet potensial dari berbagai kejuaraan.

Seluruh atlet yang masuk dalam program tersebut nantinya akan menjalani pemantauan secara berkala hingga Porprov digelar.

“Itu nanti akan kita monitoring sampai pelaksanaan Porprov. Dan setiap tiga bulan sekali kita lakukan pengukuran melalui tes parameter secara global,” beber Hakim.

Evaluasi berkala melalui tes parameter menjadi instrumen penting untuk mengukur perkembangan performa atlet. Dari hasil pengukuran tersebut, pelatih dapat mengetahui aspek yang perlu diperbaiki sekaligus menyusun program latihan yang lebih efektif sesuai kebutuhan masing-masing atlet.

Hakim menyebut, dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri menjadi dorongan penting bagi KONI untuk berani menerapkan sistem pembinaan dengan durasi lebih panjang.

“Kita sangat berterima kasih atas dukungan yang selama ini diberikan Mas Bupati, makanya kita buat program pelatihan jangka panjang ini supaya persiapan lebih matang,” ucapnya.

Lima Besar Jadi Target, Atlet Diminta Fokus Berjuang

Melalui pola pembinaan yang lebih terstruktur, KONI Kabupaten Kediri berharap para atlet mampu meningkatkan raihan medali sekaligus memperbaiki posisi daerah dalam klasemen Porprov Jatim 2027.

Bahkan, KONI memasang target lebih tinggi dengan membidik posisi lima besar. Target tersebut telah disampaikan kepada masing-masing cabang olahraga dan atlet agar menjadi motivasi sekaligus arah perjuangan dalam menjalani persiapan.

“Harapannya masuk lima besar. Kita telah sampaikan ke tiap cabor maupun atlet supaya fokus di lima besar Porprov,” pungkas Hakim.

Dengan persiapan yang dimulai jauh sebelum kompetisi, Kabupaten Kediri kini tengah membangun fondasi untuk lompatan prestasi olahraga. Porprov 2027 menjadi langkah awal, sementara lima besar Jawa Timur pada 2029 menjadi ambisi besar yang ingin diwujudkan.