KEDIRI – Atmosfer Final Volley Wali Kota Cup Kediri berlangsung begitu meriah. Tak kurang dari 3.000 penonton memadati Lapangan Voli Omah Sawah untuk menyaksikan laga puncak turnamen yang diikuti seluruh perwakilan kelurahan di Kota Kediri.
Antusiasme masyarakat yang tinggi juga membawa berkah bagi para pelaku UMKM di sekitar lokasi karena omzet penjualan meningkat selama penyelenggaraan kompetisi.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan turnamen yang berlangsung sekitar satu bulan tersebut. Ia berharap Volley Wali Kota Cup dapat menjadi agenda rutin sekaligus masuk dalam kalender resmi PBVSI Kota Kediri.
“Selama kurang lebih satu bulan terakhir, Lapangan Voli Omah Sawah benar-benar hidup. Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan setiap pertandingan sangat luar biasa, dan malam ini kita bersama-sama menyaksikan puncak turnamen yang telah dinantikan,” ujar Vinanda saat menghadiri partai final.
Dalam kesempatan itu, Vinanda mengajak seluruh atlet yang bertanding untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga mengimbau para penonton agar menjaga ketertiban dan keamanan sehingga pertandingan final dapat berlangsung dengan lancar.
Wali kota termuda di Indonesia itu turut menyampaikan apresiasi kepada PBVSI Kota Kediri, panitia pelaksana, Polres Kediri Kota, Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan turnamen hingga babak final.
Menurutnya, ajang olahraga seperti Volley Wali Kota Cup tidak hanya menjadi kompetisi untuk mencari juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, persaudaraan, dan silaturahmi antarwarga.
Vinanda berharap semangat yang telah terbangun selama penyelenggaraan turnamen terus dipertahankan. Ia optimistis kompetisi ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet bola voli berprestasi yang mampu membawa nama Kota Kediri bersaing di level yang lebih tinggi.
Selain menghadirkan pertandingan yang kompetitif, turnamen ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Ramainya pengunjung membuat para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar arena menikmati peningkatan pendapatan selama event berlangsung.



