Terdampak Proyek Jembatan Kaliombo, Menjadi Gagasan LPMK Bangkitkan Kembali Ekonomi Lewat CFN dan CFD

KEDIRI – Penutupan Jalan Urip Sumoharjo akibat proyek perbaikan Jembatan Kaliombo 1 yang semula membuat aktivitas ekonomi di kawasan tersebut menurun, kini justru melahirkan sebuah terobosan. Warga bersama pemerintah setempat berinisiatif menggelar Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) sebagai upaya menghidupkan kembali perekonomian, khususnya bagi pelaku UMKM.

Kegiatan perdana dijadwalkan berlangsung pada Sabtu-Minggu, 4-5 Juli, dengan memanfaatkan sebagian ruas Jalan Urip Sumoharjo sebagai lokasi berjualan dan ruang aktivitas masyarakat.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kaliombo, Widodo Hunter, mengatakan gagasan tersebut lahir dari kolaborasi antara LPMK, Kelurahan Kaliombo, dan Kecamatan Kota Kediri sebagai respons atas lesunya aktivitas ekonomi sejak akses jalan ditutup untuk proyek pembangunan.

“Tujuannya untuk menghidupkan kembali kawasan yang terdampak penutupan jalan sekaligus membantu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM,” kata Widodo.

Sebanyak 30 lapak UMKM disiapkan di sisi barat Jalan Urip Sumoharjo, mulai dari selatan Jembatan Kaliombo 1 hingga Simpang Tiga Kaliombo. Meski minat pedagang cukup tinggi, jumlah peserta sengaja dibatasi agar lalu lintas tetap berjalan normal.

Menurut Widodo, akses menuju SPBU, pertokoan, serta permukiman warga tetap menjadi prioritas sehingga jalan tidak akan ditutup sepenuhnya selama kegiatan berlangsung.

“Akses menuju SPBU tetap dibuka. Begitu juga akses ke Gang Jeruk Manis dan Gang Durian yang menjadi jalur menuju Alun-Alun harus tetap bisa dilalui kendaraan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Car Free Night pada Sabtu mulai pukul 17.00 WIB hingga sekitar 22.00 WIB. Selain menghadirkan tenant kuliner dan minuman, panitia juga menyiapkan hiburan musik akustik untuk menarik pengunjung.

Sementara itu, Car Free Day akan berlanjut pada Minggu pagi mulai pukul 06.00 WIB dengan agenda senam bersama yang terbuka untuk masyarakat.

Widodo memastikan seluruh perizinan telah diajukan kepada instansi terkait karena kegiatan menggunakan fasilitas umum. Dukungan juga telah diberikan oleh pengelola SPBU maupun pemilik toko di sekitar lokasi.

Pelaksanaan perdana ini akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan berikutnya. Harapannya, CFN dan CFD tidak hanya menghidupkan kembali suasana di Jalan Urip Sumoharjo yang terdampak proyek Jembatan Kaliombo 1, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat selama proses pembangunan masih berlangsung.

jurnalis : Anisa Fadila